TRAGIS! Kejuaraan Drag Race di Kotamobagu Berujung Maut, 6 Penonton Tewas Tertabrak Mobil Peserta!
Ajang drag race di Kotamobagu berujung maut setelah mobil peserta keluar lintasan dan menabrak penonton. Enam orang tewas dan 11 luka.
fin.co.id - Kejuaraan balap drag race dan drag bike Muda Charaka dan Tidar di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu, 9 Agustus 2026, berakhir tragis. Salah satu mobil peserta drag race tergelincir dan keluar lintasan ketika melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian menabrak sejumlah penonton yang berada di area ujung garis finis.
Kecelakaan tersebut menyebabkan sejumlah orang menjadi korban. Petugas langsung mengevakuasi para korban dan memberikan penanganan medis, di antaranya di RS Monompia dan RS Pobundayan.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari pihak rumah sakit, enam orang meninggal dunia, sedangkan 11 korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Setelah kecelakaan terjadi, kegiatan drag race dan drag bike langsung dihentikan.
Petugas bersama pihak terkait kemudian melakukan evakuasi serta penanganan terhadap para korban. Polisi juga mulai melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan memastikan aspek keselamatan dalam penyelenggaraan ajang balap tersebut.
Baca Juga
Mobil Peserta Kehilangan Kendali di Jalan A.P. Mokoginta
Kecelakaan berlangsung sekitar pukul 16.00 Wita di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai. Jalan raya tersebut digunakan sebagai sirkuit sementara untuk ajang balap yang telah berlangsung sejak 6 Agustus lalu.
Menurut keterangan saksi mata, kendaraan peserta mulai kehilangan kendali sekitar 300 meter setelah meninggalkan garis start. Mobil kemudian melaju tak terkendali dan oleng sebelum meluncur tajam ke sisi jalan yang menjadi tempat berkumpulnya para penonton.
“Mobil oleng dan langsung menghantam kumpulan penonton,” ungkap seorang warga yang menyaksikan langsung detik-detik mengerikan itu.
Tabrakan terjadi tepat di pertigaan Lapangan Pontodon. Pada lokasi tersebut, sejumlah penonton berdiri sangat dekat dengan lintasan balap sehingga ikut menjadi korban ketika mobil peserta keluar dari jalur.
Kecelakaan kemudian memicu penghentian kegiatan balap. Petugas dan pihak terkait bergerak melakukan evakuasi terhadap korban untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Baca Juga
Polisi Periksa Lintasan, Pengamanan hingga Perizinan
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Polisi juga mendalami aspek keselamatan dalam penyelenggaraan ajang drag race dan drag bike tersebut.
“Kami bersama pihak Pemkot Kotamobagu, dinas terkait, dan panitia sementara sedang melakukan olah TKP. Proses pencarian dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi juga terus kami lakukan,” ujar Abdul.
Selain mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, polisi juga memeriksa sistem pengamanan di lokasi. Petugas turut mendalami kondisi lintasan serta perizinan penyelenggaraan kegiatan balap.
Pemeriksaan tersebut bertujuan mengetahui ada atau tidaknya kelalaian yang menyebabkan kecelakaan terjadi. Polisi bersama pihak terkait masih mengumpulkan informasi dan memeriksa saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut.