Internasional . 11/08/2026, 23:18 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
Persiapan ajang tersebut dilakukan secara intensif sejak 27 April 2026. Koordinasi melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi disebut memberikan respons positif terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dukungan juga datang dari berbagai pihak swasta.
Salah satunya adalah Fashion Syari Premium milik Lina Sukijo yang mendukung kebutuhan busana dan penampilan para peserta. Sementara itu, Haji Enjen Jailani, CEO perusahaan beras di Cilamaya, Karawang, turut menyediakan hadiah bagi para pemenang.
Keberhasilan Siti Maryam menjadi juara tidak terlepas dari kemampuannya dalam menyampaikan jawaban di hadapan dewan juri. Ia dinilai mampu memadukan kemampuan akademik, kefasihan berkomunikasi, kepribadian, serta pemahaman terhadap kearifan lokal Indonesia.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkenalkan sosok perempuan Muslim yang berpendidikan, berakhlak, dan memiliki wawasan global melalui panggung internasional di lingkungan Universitas Al-Azhar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media