Nasional . 11/08/2026, 23:29 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan panitia HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai mengantarkan undangan resmi kepada mantan presiden dan wakil presiden. Undangan tersebut ditujukan untuk menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus 2026.
Namun, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dipastikan tidak menghadiri sejumlah agenda HUT Ke-81 RI. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K. Harman menyebut SBY sedang menjalani cek kesehatan di Amerika Serikat hingga akhir Agustus 2026.
Prasetyo Hadi menyampaikan panitia mulai mengantarkan undangan secara langsung pada Selasa, 11 Agustus 2026. Sejumlah pejabat pemerintah mendapat tugas untuk mengantarkan undangan tersebut kepada para mantan presiden dan wakil presiden serta keluarga mereka.
Prasetyo menyampaikan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemerintah mengirimkan undangan tersebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi puncak peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
"Mulai hari ini kami dari panitia menugaskan beberapa pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi kepada seluruh presiden, wakil presiden, maupun keluarga presiden maupun keluarga wakil presiden untuk hadir dalam rangka peringatan detik-detik proklamasi," katanya.
Puncak peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI akan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026. Pemerintah menjadwalkan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari, kemudian Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada sore hari.
Dengan pengantaran undangan tersebut, persiapan pemerintah untuk menghadirkan para tokoh bangsa dalam rangkaian peringatan kemerdekaan mulai memasuki tahap berikutnya.
Selain menyiapkan undangan untuk mantan presiden, wakil presiden, serta keluarga mereka, pemerintah juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti langsung rangkaian peringatan HUT RI di Istana.
Pemerintah sebelumnya menyediakan sekitar 5.500 kuota undangan bagi masyarakat. Pendaftaran kuota tersebut berlangsung pada 5-9 Agustus 2026.
Antusiasme masyarakat jauh melampaui jumlah kuota yang tersedia. Lebih dari 336 ribu orang mengikuti proses pendaftaran sehingga jumlah peminat mencapai angka yang jauh lebih besar dibandingkan kuota awal.
Melihat tingginya minat masyarakat, pemerintah kemudian menambah 3.400 kuota undangan. Tambahan tersebut terbagi untuk pelaksanaan upacara pada pagi dan sore hari.
Pemerintah membuka pendaftaran tambahan kuota melalui laman Pandang Istana mulai Selasa (11/8). Dengan tambahan tersebut, masyarakat kembali memiliki kesempatan untuk mengikuti langsung peringatan HUT Ke-81 RI di Istana.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media