Megapolitan . 03/10/2026, 10:22 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyiapkan skema dana cadangan daerah sebesar Rp4,6 triliun. Dana tersebut diusulkan sebagai salah satu langkah untuk menjaga kesehatan keuangan daerah sekaligus mengantisipasi kebutuhan anggaran yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Usulan dana cadangan itu telah disampaikan dalam rapat paripurna bersama DPRD DKI Jakarta. Menurut Pramono, keberadaan dana cadangan juga merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur pengelolaan keuangan pemerintah daerah.
“Dana cadangan kemarin kami sudah sampaikan di dalam rapat paripurna dengan DPRD. Kenapa harus ada dana cadangan? Ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang dan juga peraturan pemerintah untuk mengatur supaya masing-masing Pemerintah Daerah itu mempunyai dana cadangan. Dan Pemerintah DKI Jakarta mengatur Rp4,6 triliun,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 2 Oktober 2026.
Pramono mengatakan, penetapan nominal tersebut salah satunya mempertimbangkan rata-rata sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) yang selama ini dimiliki Pemprov DKI Jakarta.
Menurut dia, dana cadangan dapat dimanfaatkan apabila pemerintah daerah menghadapi kebutuhan tertentu yang membutuhkan dukungan anggaran.
“Kenapa itu? Karena itu rata-rata dari SiLPA yang ada dan juga kalau diperlukan dalam tahap awal,” jelas Pramono.
Dengan nilai APBD Jakarta yang kini berada di kisaran Rp80 triliun, Pramono menilai keberadaan dana cadangan Rp4,6 triliun akan memberikan ruang fiskal bagi pemerintah daerah dalam menghadapi kebutuhan anggaran di kemudian hari.
Ia juga berharap kebijakan tersebut dapat membuat perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah berjalan lebih terukur. Pramono bahkan ingin Jakarta menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pengelolaan APBD.
“Sehingga dengan demikian saya pengin banget bahwa Jakarta menjadi *role model*, contoh sebuah provinsi yang pengaturan APBD-nya transparan, terbuka, dan kemudian sehat sekali. Itu kami lakukan begitu,” ungkap Pramono. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media