Hukum dan Kriminal . 12/08/2026, 10:18 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Adik iparnya baru membalas pesan tersebut sekitar pukul 06.00 WIB setelah bangun tidur. Menurut Aan, komunikasi melalui WhatsApp antara Sutrimo dan keluarga memang biasa dilakukan, termasuk saling mengirim video anak.
"Sekitar pukul 06.00 WIB adiknya bangun kemudian balas WhatsApp sama ngirim video anaknya. Memang tiap hari itu suka ngirim video ponakannya. Katanya (pesan itu) dibaca tapi tidak dibalas," kata Aan.
Beberapa jam kemudian, keluarga justru mendapat panggilan dari nomor telepon milik Sutrimo. Panggilan tersebut masuk berulang kali sebelum akhirnya diangkat sekitar pukul 08.30 WIB.
"Tahu-tahu pukul 08.00 WIB ada telepon dari nomor HP Sutrimo, berkali-kali, baru diangkat pukul 8.30 WIB. Ternyata itu temannya, mengabarkan Pak Sutrimo sudah tidak ada," ujar Aan.
Kasus kematian Sutrimo kini masih dalam proses penyidikan. Polisi sebelumnya juga menjadwalkan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo untuk kepentingan pemeriksaan forensik dan pendalaman penyebab kematiannya. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media