Nasional . 15/08/2026, 18:10 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Presiden Prabowo Subianto telah memberangkatkan 50.000 paket sembako melalui Bantuan Presiden (Banpres) untuk memenuhi kebutuhan awal warga di wilayah terdampak bencana.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bantuan tersebut telah dikirim menuju Maumere pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
“Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Teddy dalam keterangannya, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur.
Sejumlah Pejabat Dikirim ke Lokasi Gempa
Selain mengirim bantuan logistik, Prabowo juga menginstruksikan sejumlah pejabat pemerintah pusat untuk turun langsung ke wilayah terdampak.
Mereka ditugaskan menuju Labuan Bajo dan Maumere untuk memastikan proses penanganan bencana berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi.
Pejabat yang ditugaskan antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, serta Kepala Basarnas.
Pemerintah juga mengerahkan Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog.
“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ucap Teddy.
Bantuan Segera Didistribusikan
Kepala BNPB Suharyanto memastikan paket sembako yang dikirim melalui Banpres akan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
“Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” kata dia.
Tidak hanya sembako, pemerintah juga menyiapkan berbagai kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut mencakup makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset, hingga perlengkapan darurat lainnya.
Untuk memperkuat ketersediaan logistik, pemerintah juga akan memanfaatkan stok yang berada di wilayah sekitar lokasi bencana.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media