Nasional

Prabowo Tak Sebut IKN dalam Pidato Nota Keuangan, Basuki Jawab Santai

Presiden Prabowo Subianto tidak secara khusus menyebut anggaran Ibu Kota Nusantara (IKN) ketika menyampaikan pidato Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2026.

Prabowo Tak Sebut IKN dalam Pidato Nota Keuangan, Basuki Jawab Santai
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memimpin Upacara Pengukuhan 52 Anggota Paskibra yang akan bertugas pada Peringatan HUT ke-81 RI di Kantor Otorita IKN, Nusantara, pada Jumat (14/08/2026). Foto: OIKN

Salah satu komponen terbesar digunakan untuk bantuan iuran asuransi dengan anggaran Rp69 triliun.

Program tersebut ditujukan bagi sekitar 96,8 juta penerima.

6. Pembangunan desa, koperasi, dan UMKM

Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pembangunan ekonomi dari tingkat desa.

Salah satu fokusnya adalah mendukung pembiayaan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Pembiayaan koperasi tersebut antara lain dapat dilakukan melalui pinjaman dengan bunga rendah yang disalurkan oleh bank-bank Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara.

7. Pertahanan semesta

Agenda berikutnya adalah memperkuat pertahanan nasional.

Pemerintah akan berfokus pada modernisasi alat utama sistem persenjataan atau alutsista, penguatan komponen cadangan, penguasaan teknologi pertahanan, serta pengembangan industri strategis dalam negeri.

Penguatan industri pertahanan dalam negeri juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk pertahanan dari luar negeri.

8. Akselerasi investasi, perdagangan, dan perumahan

Agenda terakhir mencakup percepatan investasi, perdagangan, dan pembangunan perumahan.

Pemerintah akan mendorong hilirisasi, proyek strategis, serta pembangunan 3 juta rumah rakyat.

Program perumahan tersebut antara lain dilakukan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

IKN Tetap Masuk Peta Pembangunan

Berita Terkait