Nasional . 18/08/2026, 22:53 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Penguatan deteksi dini menjadi bagian dari upaya mencegah munculnya kembali karhutla setelah operasi penanganan selesai. Dengan pemantauan yang lebih cepat, petugas dapat mengetahui titik api sedini mungkin dan mengambil langkah penanganan sebelum api meluas.
Wahyu juga mengingatkan masyarakat lokal dan wisatawan agar mematuhi aturan yang berlaku selama berada di kawasan TNBTS. Ia meminta semua pihak tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api baru.
Menurut dia, kecil kemungkinan pemicu kebakaran berasal dari faktor alam. Karena itu, kepatuhan masyarakat dan wisatawan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran kembali terjadi.
"TNBTS bukan hanya milik lokal atau nasional, tetapi Gunung Bromo menjadi pusat perhatian masyarakat dunia,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan skema penanganan setelah operasional posko berakhir. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan di kawasan terdampak tetap berjalan setelah posko resmi ditutup.
Dari tiga unit helikopter pemadam yang sebelumnya dikerahkan, dua unit telah ditarik kembali. Namun, satu unit helikopter masih disiagakan untuk membantu menuntaskan pemadaman di area lereng Gunung Bromo.
“Satu unit akan tetap melaksanakan pembasahan dalam 1-2 hari ini untuk pencegahan di area lereng maupun area tertentu di kawasan TNBTS,” katanya.
Pembasahan tersebut menjadi langkah pencegahan untuk memastikan area tertentu, terutama lereng Gunung Bromo, tetap dalam kondisi aman setelah operasi utama berakhir. Upaya itu juga menjadi bagian dari penanganan lanjutan terhadap potensi bara yang masih dapat memicu kebakaran.
Satriyo menjelaskan Pemprov Jatim juga akan memperkuat standar operasional prosedur (SOP) serta sarana dan prasarana penanganan karhutla. Penguatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi setelah operasi berlangsung.
Selain memperkuat kesiapsiagaan penanganan kebakaran, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan ekosistem. Dengan demikian, penanganan kawasan TNBTS tidak berhenti pada pemadaman api, tetapi berlanjut pada upaya pemulihan setelah wilayah terdampak karhutla.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media