Pendidikan . 20/08/2026, 21:25 WIB
fin.co.id - Kesempatan bagi lulusan SMA, SMK, dan sederajat yang ingin menempuh pendidikan kedinasan di bidang intelijen kembali terbuka. Pendaftaran penerimaan taruna baru Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tahun 2026 berlangsung pada 18-30 Agustus 2026 melalui portal milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sama seperti sekolah kedinasan lainnya, calon peserta dapat melakukan pendaftaran STIN melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/. Seleksi tersebut terbuka bagi lulusan SMA maupun SMK dan sederajat yang memenuhi seluruh persyaratan.
Syarat Masuk STIN 2026
Calon peserta perlu memperhatikan seluruh ketentuan sebelum mendaftar. Berikut syarat masuk STIN 2026:
-
WNI.
-
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
-
Setia kepada Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UU Negara Republik Indonesia 1945.
-
Tidak pernah terlibat tindak pidana.
-
Berkelakuan baik dengan dibuktikan melalui Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
-
Pendidikan minimal SMA/sederajat, bukan paket C.
-
Lulusan 2024, 2025, 2026 memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 85 dengan nilai mata pelajaran (mapel) matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lain pada ijazah minimal 85.
-
Lulusan 2026 yang ijazahnya belum diterbitkan sekolah, nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 85 dengan nilai mapel matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lain minimal 85 pada setiap semester.
-
Ijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan dari kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang pendidikan.
-
Dapat mengoperasikan komputer (office dan internet).
-
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
-
Belum pernah melahirkan bagi peserta perempuan dan belum pernah memiliki anak biologis bagi peserta laki-laki.
-
Tidak bertato dan/atau mempunyai bekas tato.
-
Bagi perempuan, tidak bertindik dan/atau mempunyai bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim.
-
Bagi laki-laki, tidak bertindik dan/atau mempunyai bekas tindik pada bagian tubuh mana pun.
-
Sehat jasmani, rohani, dan tidak pernah mengalami patah tulang.
-
Jika berkacamata, maksimal ukuran 1, baik plus maupun minus.
-
Tidak buta warna.
-
Memiliki tinggi badan dengan berat badan seimbang, untuk laki-laki diutamakan minimal 165 cm dan untuk perempuan minimal 160 cm. Jika tinggi badan kurang dari yang ditentukan, maka wajib punya prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan saat seleksi.
-
Per 31 Desember 2026 usia minimal 16 tahun atau 21 tahun 0 bulan 0 hari dan dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir.
-
Memperoleh surat persetujuan orang tua atau wali dengan dibuktikan melalui surat pernyataan orang tua atau wali.
-
Bukan personel atau mantan personel TNI/Polri/PNS.
-
Tidak pernah ikut pendidikan pembentukan personel TNI/Polri/PNS.
-
Bersedia tinggal di asrama selama pendidikan.
-
Bersedia melakukan ikatan dinas pertama (IDP) selama 16 tahun, terhitung sejak dinyatakan lulus STIN.
-
Tidak sedang terikat ikatan dinas dengan instansi lain.
-
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau instansi lain yang ditentukan Badan Intelijen Negara.
-
Wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan yang aktif.
-
Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai karyawan, wajib memperoleh persetujuan atau rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan dan bersedia diberhentikan dari status kepegawaian jika diterima.
Jurusan yang Bisa Daftar STIN 2026
Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta juga perlu memperhatikan ketentuan jurusan sesuai program studi yang tersedia.
Untuk Prodi Sarjana Agen Intelijen, STIN membuka kesempatan bagi lulusan SMA/sederajat. Ketentuan yang sama berlaku untuk Prodi Sarjana Analis Intelijen yang juga menerima lulusan SMA/sederajat.
Sementara itu, Prodi Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber membuka kesempatan bagi lulusan SMK/MAK dari sejumlah jurusan. Jurusan tersebut meliputi desain grafis, komputer, multimedia, pengembangan gim, rekayasa perangkat lunak, teknik jaringan akses, teknik komputer dan informatika, teknik komputer dan jaringan, teknik transmisi telekomunikasi, teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi, teknologi komouter dan informatika, desain komunikasi visual, sistem informatika, jaringan dan aplikasi, serta teknik jaringan akses telekomunikasi.
Dengan demikian, calon peserta dari jenjang SMK/MAK perlu mencermati kesesuaian jurusan sebelum memilih program studi yang tersedia dalam penerimaan taruna STIN 2026.
Kuota Taruna STIN 2026
STIN menerima 100 orang taruna/taruni baru pada penerimaan tahun 2026. Komposisinya terdiri dari 85 persen dan perempuan 15 persen dengan rincian berdasarkan program studi.
Berikut pembagian kuota taruna STIN 2026:
-
Sarjana Agen Intelijen: 60 orang.
-
Sarjana Analis Intelijen: 20 orang.
-
Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang.
Jumlah tersebut menjadi kuota penerimaan taruna/taruni baru STIN pada tahun 2026. Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan dokumen dan memenuhi seluruh persyaratan sebelum mengikuti rangkaian seleksi.