Viral . 20/08/2026, 06:20 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas penggunaan karpet tersebut yang kemudian memicu kontroversi dan menjadi perhatian publik.
"Atas nama pemerintah kecamatan, baik saya secara pribadi maupun pemerintah kecamatan, menyampaikan permohonan maaf kepada publik," pungkasnya.
Sebelumnya, foto-foto pelaksanaan upacara tersebut beredar luas di media sosial. Dalam foto yang beredar, terlihat karpet dengan kombinasi warna merah dan hijau terhampar sebagai alas panggung.
Karpet tersebut kemudian menjadi pijakan para pejabat dan tamu undangan yang mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Desa Kanapa-Napa. Kondisi inilah yang memicu perdebatan dan kecaman warganet karena karpet tersebut dinilai menyerupai karpet sajadah atau karpet yang lazim digunakan di masjid. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media