Internasional . 21/08/2026, 07:37 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Hui Ka Yan, pendiri raksasa properti China Evergrande, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan di Tiongkok. Hukuman tersebut menjadi akhir dramatis perjalanan seorang taipan yang pernah berada di puncak daftar orang terkaya di Asia, sebelum kekayaannya runtuh bersamaan dengan kejatuhan kerajaan bisnis yang dibangunnya.
Hui Ka Yan, yang juga dikenal dengan nama Xu Jiayin, merupakan pengusaha asal Tiongkok yang mendirikan Evergrande pada 1996. Perusahaan tersebut kemudian tumbuh menjadi salah satu pengembang properti terbesar di Tiongkok. Pada 2017, kekayaan Hui bahkan melonjak hingga sekitar US$45,3 miliar, membuatnya tercatat sebagai orang terkaya di Asia pada saat itu.
Namun, kurang dari satu dekade kemudian, sosok yang pernah menjadi simbol kesuksesan industri properti Tiongkok tersebut harus berhadapan dengan persoalan hukum dan kehancuran bisnis. Evergrande gagal membayar kewajiban utang lebih dari US$300 miliar dan akhirnya terseret ke dalam salah satu krisis utang perusahaan terbesar di dunia.
Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
Pengadilan Rakyat Menengah Shenzhen pada Kamis menyatakan Hui bersalah atas kejahatan keuangan dalam skala besar.
Pria berusia 67 tahun itu dinyatakan melakukan penipuan keuangan dengan cara menggelembungkan nilai aset perusahaan sekaligus menyembunyikan kewajiban utangnya.
Pengadilan juga menyebut Hui menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan rekayasa penipuan dan menggelapkan aset perusahaan.
Dalam putusannya, pengadilan menilai kasus tersebut memiliki dampak yang sangat serius karena melibatkan dana dalam jumlah besar serta menyebabkan kerugian ekonomi yang luar biasa.
"Jumlah dana yang terlibat sangat besar, situasinya sangat parah, dan kerugian ekonomi yang ditimbulkan luar biasa besar," demikian bunyi pernyataan tersebut. "Dampak buruknya terhadap masyarakat sangat serius. Oleh karena itu, hukuman berat harus dijatuhkan sesuai dengan ketentuan hukum."
Pernah Punya Kekayaan US$45,3 Miliar
Nama Hui Ka Yan sempat menjadi salah satu simbol kekayaan di Asia.
Pada 2017, kekayaan pendiri Evergrande tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$45,3 miliar. Lonjakan harga saham Evergrande membuat nilai kekayaannya meningkat pesat dan mengantarkannya menjadi orang terkaya di Asia.
Saat itu, Hui bukan hanya dikenal sebagai pengusaha properti sukses, tetapi juga menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam perkembangan sektor real estat Tiongkok.
Kekayaan tersebut berasal terutama dari kepemilikannya di Evergrande, perusahaan yang berkembang pesat di tengah booming sektor perumahan Tiongkok.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media