Nasional . 22/08/2026, 21:09 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah memperkuat bantuan pangan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah menyiapkan anggaran hingga Rp1,2 triliun yang bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengatakan, mekanisme penyaluran bantuan pangan untuk wilayah terdampak bencana telah disiapkan agar dapat dilakukan secara cepat sesuai kebutuhan masyarakat.
"Karena yang setujui, saya sebagai Kepala Bapanas, saya menyetujui pengeluaran beras untuk bencana seluruh Indonesia," kata Amran kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Amran yang juga menjabat Menteri Pertanian (Mentan) memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras, tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat meski pemerintah harus menyalurkan bantuan ke daerah yang terkena bencana.
"Alhamdulillah, kami sudah cek langsung. Kami sudah hitung kekuatan kita di sini sampai 1 tahun aman bahkan lebih. Jadi insya Allah aman," ucap Amran.
6,8 Ribu Ton Beras untuk Lima Kabupaten
Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy menjelaskan, dari dukungan anggaran tersebut, pemerintah telah menyiapkan sekitar 6,8 ribu ton beras untuk masyarakat terdampak gempa di NTT.
Bantuan tersebut berasal dari kombinasi program bantuan bencana dan bantuan pangan beras reguler. Penyalurannya menyasar lima kabupaten yang terdampak, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sikka, dan Nagekeo.
"Khusus untuk bantuan bencana alam NTT itu yang terdampak 5 kabupaten. Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sika, dan Nagekeo. Kemudian jumlah semuanya itu ada 6,8 ribu ton," tutur Edhy.
Jika dihitung berdasarkan harga Rp14.000 per kilogram, nilai beras yang dialokasikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp95,2 miliar.
"Kalau dikalikan Rp 14.000 per kilogram, ketemu sekitar Rp 95,2 miliar," ucap Edhy.
Bantuan Mulai Dipetakan
Bapanas per 19 Agustus telah menetapkan alokasi bantuan beras untuk lima kabupaten di NTT sebagai bagian dari kesiapsiagaan penanganan bencana.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media