Hukum dan Kriminal . 23/08/2026, 06:49 WIB

Ruben Onsu Buka Suara Soal Status Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Begini Katanya

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Ruben Onsu buka suara setelah dirinya disebut berstatus tersangka dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan. Perkara tersebut bermula dari laporan yang dibuat pada 2025.

Laporan itu terdaftar dengan nomor 310/VIII/2025/SPKT/PolresJakartaSelatan. Sehubungan dengan perkara tersebut, Ruben menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang tengah berkembang.

Dalam pernyataannya, Ruben mengatakan dirinya telah berupaya mencari jalan penyelesaian melalui proses tabayun. Namun, upaya tersebut belum menemukan titik temu.

"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada," kata Ruben dalam pernyataannya.

Ia menjelaskan, selama proses hukum berjalan, dirinya terus mengumpulkan sejumlah bukti yang berkaitan dengan keterangan yang telah disampaikannya dalam pemeriksaan.

"Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu. Di sisi lain, saya terus mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan apa yang saya sampaikan dalam pemeriksaan, dengan tujuan menunjukkan kesesuaian data dan keterangan yang ada," ujarnya.

Menurut Ruben, proses pengumpulan bukti tidak mudah. Sejumlah orang yang sebelumnya bekerja bersamanya kini sudah tidak lagi bekerja dan sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban.

"Namun, karena beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersama saya sudah tidak bekerja lagi dan sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban, saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas, agar dapat melengkapi dan melampirkan keterangan saya," tuturnya.

Ruben menegaskan upaya tersebut bukan untuk membenarkan dirinya. Ia menyebut masih menyelesaikan persoalan lain dengan mengumpulkan data dan bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri. Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari dengan apa yang sebenarnya terjadi. Proses tersebut tentu telah menyita cukup banyak waktu dan melibatkan banyak pihak," katanya.

Ia menyebut perkara yang dihadapinya menjadi pembelajaran. Ruben juga menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara baik dan kekeluargaan.

"Apa yang terjadi menjadi pembelajaran bagi saya. Saya tetap bertanggung jawab dan berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang baik dan kekeluargaan," ucapnya.

Ruben berharap pemberitaan terkait kasus tersebut tidak dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian dari persoalan nasional yang dinilainya lebih membutuhkan kepedulian bersama.

"Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Ruben menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap memberikan dukungan selama dirinya menghadapi proses tersebut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com