Nasional . 25/08/2026, 19:02 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penggunaan pasukan penerjun freefall untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.
Strategi tersebut menjadi bagian dari operasi penanganan karhutla yang mengombinasikan pemadaman dari udara dengan pengerahan personel ke lokasi yang sulit dijangkau pasukan darat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin, 24 Agustus 2026.
Dalam rapat tersebut, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo melaporkan lima helikopter water bombing telah dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman.
Menurut Agus, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga dilakukan melalui berbagai langkah pencegahan agar api tidak semakin meluas.
Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan kadar air di wilayah terdampak. Sementara titik api yang sulit dijangkau pasukan darat ditangani menggunakan helikopter water bombing.
“Selama ini, kegiatan yang kami lakukan yang paling efektif adalah melakukan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca). Kadar tanah yang ada di wilayah Riau ini tidak seperti yang tahun lalu. Kita basahi sehingga cukup air untuk di dalam tanah,” ujar Agus.
TNI juga membentuk Tim Pasukan Reaksi Penanggulangan Cepat (PRCPB) yang diperkuat penerjun freefall. Mereka disiapkan untuk diterjunkan langsung ke titik tertentu yang sulit diakses guna melakukan pemadaman.
“Kami sudah siapkan peterjun-peterjun terbaik untuk melaksanakan freefall di daerah-daerah tertentu untuk bisa secara langsung on the spot memadamkan api,” katanya.
Prabowo kemudian memastikan personel yang diterjunkan ke lokasi titik panas maupun titik api mendapatkan alat pelindung diri (APD) yang memadai.
Selain freefall, tim juga menyiapkan sejumlah metode lain seperti lapeling, fast roping, paramotor, hingga penggunaan drone untuk mendukung pemantauan dan penanganan karhutla.
Prabowo menilai pengerahan penerjun untuk membantu masyarakat dalam penanganan bencana merupakan langkah positif.
“Ini saya kira pertama kali ya kita lakukannya dalam sejarah ini ya. Bagus. Iya benar, jadi freefall itu jangan hanya untuk upacara saja, tapi ini sekarang kita pakai untuk bantu rakyat. Baik, bagus,” ujar Kepala Negara.
Di sisi lain, pengendalian karhutla di Riau juga dilakukan dengan membangun sekat bakar dan sekat kanal. Langkah tersebut ditujukan untuk memutus jalur api, khususnya di kawasan lahan gambut, sehingga kebakaran tidak cepat menyebar.
Agus menjelaskan strategi tersebut diperlukan karena api di lahan gambut berpotensi kembali muncul setelah proses pendinginan, terutama ketika terbawa angin.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media