Politik

Sindir Wacana Pemilu Dipercepat, PDIP Lempar Bola ke Istana dan Singgung 'Politik Sein Kanan Belok Kiri'

Politikus PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, enggan memberikan komentar mendalam terkait wacana percepatan Pemilu 2029 yang belakangan dilontarkan oleh Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

Sindir Wacana Pemilu Dipercepat, PDIP Lempar Bola ke Istana dan Singgung 'Politik Sein Kanan Belok Kiri'
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.

fin.co.id - Politikus PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, enggan memberikan komentar mendalam terkait wacana percepatan Pemilu 2029 yang belakangan dilontarkan oleh Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

Meski begitu, Ketua DPP PDIP tersebut secara lugas menyindir dinamika yang berkembang sebagai fenomena manuver politik yang membingungkan publik.

"Ini pertanyaannya lebih tepat diarahkan partai-partai pendukung pemerintah atau ke Jubir Istana karena sudah nampak 'politik sein kanan, belok kiri' sedang dimainkan," kata Andreas saat dikonfirmasi, Rabu, 26 Agustus 2026.

Ketika dimintai konfirmasi mengenai kesiapan serta posisi politik PDIP menuju 2029, Andreas menekankan bahwa partainya memegang teguh prinsip keterbukaan dan keberpihakan yang konsisten.

Ia turut melempar kritik tersirat kepada pihak tertentu yang secara publik mengaku ingin membatasi diri dari arena politik, tetapi pada praktiknya tetap giat bergerak di lapangan.

"PDI Perjuangan tidak bermain politik tipu-tipu; 'sein kiri, belok kanan', tidak bilang mau istirahat pulang kampung, nyatanya giat berkampanye mempersiapkan dinasti," ujarnya.

Wacana ini bermula dari pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang menghembuskan spekulasi terkait kemungkinan agenda politik dan pemilu berlangsung lebih cepat dari jadwal semula.

Di sisi lain, respons berbeda datang dari internal koalisi pemerintah. Partai Gerindra sebelumnya telah menegaskan bahwa jajarannya sama sekali belum menyentuh pembahasan mengenai Pemilu 2029. Partai berlambang kepala garuda tersebut menyatakan fokus penuh mereka saat ini ditujukan untuk mengawal dan memastikan keberhasilan seluruh program kerja Presiden Prabowo Subianto.

Anisha Aprilia/Disway

Berita Terkait