Politik . 27/08/2026, 15:42 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago menegaskan pemerintah tidak melakukan penyekatan terhadap masyarakat yang hendak mengikuti aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
Djamari mengatakan penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat sehingga tidak semestinya dihalangi melalui tindakan penyekatan.
"Penyekatan tuh enggak ada ya, masa penyekatan orang menyampaikan aspirasi kok disekat. Oh tidak, enggak ada saya lihat ya," kata Djamari kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, massa aksi memiliki pola kedatangan yang berbeda-beda. Sebagian masyarakat datang secara mandiri, sementara lainnya memilih bergabung dengan kelompok massa di lokasi demonstrasi.
Menurut Djamari, apabila terdapat pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan, langkah tersebut merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas agar mobilitas masyarakat tetap berjalan. Pengaturan itu bukan ditujukan untuk menghambat peserta aksi.
"Kalau misalnya ada pengaturan lalu lintas itu untuk memudahkan, memudahkan jangan sampai ada masyarakat kita yang menyampaikan aspirasinya tapi juga yang tidak menyampaikannya juga harus kita lindungi supaya tetap lancar kebutuhannya," ujarnya.
Djamari menekankan pemerintah berupaya menjaga agar kehidupan masyarakat tetap berlangsung normal meski terdapat aksi penyampaian pendapat di sejumlah wilayah.
"Jadi tidak ada berupaya sedemikian rupa kehidupan berjalan seperti biasa," kata Djamari.
Imbau Warga Tak Khawatir
Terkait penutupan beberapa ruas jalan di Jakarta, Djamari mengatakan kondisi tersebut tidak menjadi persoalan bagi mobilitasnya. Ia mengaku sempat melewati akses yang ditutup sebelum menggunakan jalur alternatif.
"Penutupan jalan tadi saya juga ke sini ditutup jalan tadi jadi saya masuk lewat. Dan itu sudah lancar semua," tuturnya.
Djamari juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan berlangsungnya demonstrasi. Menurutnya, aksi penyampaian pendapat merupakan bagian yang lazim dalam kehidupan demokrasi.
"Mari kita sama-sama menjaga Jakarta tetap aman, negeri kita sudah aman jangan khawatir dengan jumlah itu karena setiap hari unjuk rasa itu di Indonesia banyak," katanya.
Ia menyebut terdapat sekitar 86 titik aksi penyampaian aspirasi di berbagai daerah pada Kamis, termasuk beberapa lokasi di Jakarta.
"Jadi mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban," pungkas Djamari.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media