Internasional . 27/08/2026, 07:00 WIB

Presiden Iran Akui Negaranya Alami Kondisi Terburuk Setelah Perang Ekonomi dengan Amerika

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut negaranya tengah menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Meski tekanan ekonomi dan konflik terus meningkat, Pezeshkian mengatakan berbagai proyek pembangunan di Iran tetap berjalan.

Menurut Pezeshkian, perhatian publik selama ini lebih banyak tertuju pada konflik bersenjata, khususnya serangan rudal. Namun, tekanan ekonomi yang dihadapi Iran juga menjadi persoalan serius.

“Meskipun kita sedang menghadapi kondisi terburuk dalam perang ekonomi, semua orang melihat perang rudal, tetapi mungkin tidak semua orang melihat tekanan ekonomi. Meski demikian, pekerjaan terus berjalan, dan hal ini patut diapresiasi,” kata Pezeshkian, sebagaimana dilaporkan Iranian Students’ News Agency (ISNA).

Ia juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek pembangunan. Menurutnya, keberhasilan tersebut memiliki arti penting karena dicapai ketika Iran berada dalam tekanan ekonomi dan situasi konflik.

“Mungkin dalam kondisi normal kita tidak akan mampu mencapai sebanyak ini,” ucapnya.

Pezeshkian menilai Iran masih dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan apabila mendapat dukungan kuat dari masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan akuntabilitas pejabat serta keterlibatan sektor swasta dan investor.

“Saya yakin kita dapat bekerja jauh lebih baik. Dengan solidaritas dan dukungan rakyat, akuntabilitas para pejabat, serta partisipasi sektor swasta dan investor, kita dapat dengan cepat mengatasi berbagai persoalan negara,” tambahnya.

Tekanan ekonomi terhadap Iran telah berlangsung sejak Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 pada 2018. Setelah keluar dari perjanjian tersebut, Washington kembali menerapkan sanksi terhadap Teheran melalui kebijakan yang dikenal sebagai “tekanan maksimum”.

Sanksi Amerika Serikat kemudian menyasar sejumlah sektor penting Iran, termasuk ekspor minyak, sistem keuangan, serta jaringan perdagangan internasional.

Sumber: Anadolu

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com