Pendidikan . 30/08/2026, 07:32 WIB

Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Dibuka: Kuota 2.500 Orang, Cek Syaratnya!

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Kabar baik bagi santri berprestasi dari keluarga duafa yang tengah membidik perguruan tinggi negeri (PTN). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali membuka Beasiswa Santri BAZNAS 2026.

Program ini menyasar santri kelas 12 Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menuju perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 hanya berlangsung pada 1-14 September 2026. Selain itu, pendaftaran tidak dilakukan secara individu oleh santri. Pihak pesantren akan mengajukan peserta secara kolektif.

BAZNAS menyediakan kuota 2.500 santri di seluruh Indonesia. Setiap santri yang menerima beasiswa akan memperoleh pendanaan sebesar Rp4 juta, sekaligus mengikuti kegiatan pembinaan.

Syarat Beasiswa Santri BAZNAS 2026

Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima Beasiswa Santri BAZNAS 2026. Berikut ketentuannya:

  • Santri merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Santri berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama. Status tersebut harus dibuktikan melalui kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP/NSPP)
  • Santri merupakan siswa aktif kelas 12 MA sederajat di sekolah formal. Status aktif harus dibuktikan dengan Surat Keterangan Aktif Sekolah dan kepemilikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Santri memiliki akhlak terpuji, layak mengikuti seleksi, serta mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pesantren
  • Santri memiliki wawasan dan komitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai keislaman
  • Santri memiliki prestasi akademik dan/atau nonakademik. Prestasi tersebut dapat dibuktikan melalui rata-rata nilai rapor, sertifikat, atau piagam penghargaan

Persyaratan Khusus

Santri yang diajukan pesantren harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Merupakan santri berprestasi dari keluarga duafa
  • Telah mendapatkan izin dan persetujuan orang tua atau wali untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
  • Tidak memiliki kewajiban pengabdian di pesantren setelah menyelesaikan pendidikan MA sederajat
  • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program Beasiswa Santri BAZNAS
  • Jika lolos sebagai penerima beasiswa, santri tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa

Dokumen yang Harus Disiapkan Pesantren

Karena pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 dilakukan secara kolektif oleh pihak pesantren, pesantren perlu menyiapkan sejumlah dokumen administrasi.

Dokumen yang dibutuhkan meliputi:

  • Izin Operasional Pesantren dari Kementerian Agama yang memuat NSP/NSPP
  • Struktur Organisasi Pesantren yang mencantumkan jabatan dan nama
  • Surat Keputusan (SK) pengangkatan pimpinan
  • Foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) pimpinan
  • Foto buku rekening pesantren
  • Sertifikat Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  • Sertifikat akreditasi sekolah
  • Surat keterangan aktif sekolah
  • Surat keterangan tidak ada kewajiban mengabdi
  • Dokumentasi bangunan atau gedung pesantren
  • Data Terpadu Santri (DTS), yang memuat data individu santri, data sekolah, dan data seleksi oleh pesantren
  • Motivation Letter Santri (MLS), berupa esai singkat yang menjelaskan motivasi santri, kampus tujuan, serta kontribusi sosial yang pernah dilakukan

Pesantren juga perlu menyiapkan dokumen terkait strategi pelaksanaan program. Bagian ini mencakup rencana pelaksanaan program, data lulusan tiga tahun terakhir, Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta mekanisme atau strategi pendampingan untuk siswa kelas 12.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com