Hukum dan Kriminal . 31/08/2026, 18:54 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto buka suara terkait pengeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tiga dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Lembaga antirasuah itu sebelumnya mengeledah Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan Badan Kepegawain dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kamis, 27 Agustus 2026. Kemudian KPK juga mengeledah Dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Rudy Susmanto menegaskan, Pemkab Bogor menghormati dan tunduk pada proses hukum yang tengah berjalan terkait dugaan korupsi pemotongan upah pungut serta pengadaan barang dan jasa di Bumi Tegar Beriman.
“Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, biarkan proses hukum berjalan, biarkan aparat penegak hukum melakukan tahapan-tahapan langkah-langkah,”ujarnya kepada wartawan, Senin, 31 Agustus 2026.
Politikus Partai Gerinda ini meminta masyarakat menunggu hasil penanganan perkara dari KPK. Ia mengimbau agar tidak ada pihak yang berspekulasi liar sebelum seluruh rangkaian penyidikan rampung sepenuhnya.
“Jangan membuat opini-opini sendiri, biarkan aparat penegak hukum bekerja tanpa intervensi dari pihak manapun,” ujarnya.
Aksi penggeledahan maraton ini berawal dari penemuan bukti awal oleh penyidik KPK, di mana tim berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp1,5 miliar terkait dugaan praktik pemotongan insentif pemungutan pajak di lingkungan Bapenda Kabupaten Bogor.
Sandika Fadilah Rusdani/Disway Bogor
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media