Ekonomi

BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, Naik 17,5 Persen! Kredit Tembus Rp1.646 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada kuartal II 2026. Bank pelat merah tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun, tumbuh 17,5 persen secara tahunan atau year on year.

BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, Naik 17,5 Persen! Kredit Tembus Rp1.646 Triliun

BRI Perkuat Transformasi BRIvolution Reignite

Untuk menjaga pertumbuhan, BRI terus menjalankan strategi transformasi yang disebut BRIvolution Reignite .

Strategi tersebut mencakup beberapa fokus utama.

Di antaranya adalah memperbesar dana murah, mengembangkan kanal digital, memperkuat ekosistem transaksi, serta memperbaiki dan memperkuat bisnis mikro.

Transformasi ini menjadi bagian penting dari strategi BRI menghadapi perubahan perilaku nasabah dan perkembangan industri keuangan digital.

Digitalisasi tidak lagi hanya menjadi layanan tambahan.

Kini, kanal digital menjadi salah satu sumber pertumbuhan bisnis perbankan.

BRImo Jadi Sumber Pertumbuhan Dana Murah

Direktur Network dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, mengatakan aktivitas digital menjadi salah satu sumber pertumbuhan dana murah perseroan.

Menurutnya, peningkatan transaksi digital dapat dikonversikan menjadi pertumbuhan CASA dan fee income.

“Digitalisasi bukan hanya mengenai jumlah user atau jumlah transaksi, tetapi perpaduan transaksi dan relationship menjadi CASA,” kata Aquarius.

Pada triwulan I 2026, aplikasi BRImo mencatat 22,4 juta pengguna aktif .

Jumlah transaksi finansial melalui platform tersebut mencapai 3,3 miliar transaksi .

Sementara itu, volume transaksi BRImo mencapai sekitar Rp4.166 triliun .

Data tersebut menunjukkan semakin besarnya peran layanan digital dalam ekosistem bisnis BRI.

Berita Terkait