Viral . 03/09/2026, 07:58 WIB

Disorot Usai Hadiri Acara LBGT di Thailand, Senator Bali Arya Wedakarna: Sebagai Tokoh Budaya Hindu

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Foto Arya Wedakarna saat menghadiri ajang Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand, menjadi perhatian di media sosial. Kehadiran anggota DPD RI asal Bali itu menuai sorotan karena ajang tersebut dikenal sebagai kontes kecantikan transgender.

Arya kemudian memberikan klarifikasi mengenai kehadirannya dalam acara tersebut. Ia menegaskan kedatangannya bukan dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI yang mewakili Bali.

Menurut Arya, kehadirannya bermula dari undangan sebuah organisasi yang disebutnya aktif menggelar kegiatan amal di Bali. Ia mengaku mendapat informasi bahwa Bali memperoleh penghargaan terkait sektor pariwisata.

Ia pun hadir dengan kapasitas sebagai tokoh wisata dan budaya Bali.

"Jadi kronologisnya, pertengahan tahun ini ya, Juni ya. Itu, saya bertempat di istana saya di Jembrana. Mewakili pribadi ya dan juga sebagai tokoh budaya Hindu. Kita menerima panitia, namanya MS Organization. Jadi mereka berjaringan di 15 negara dan mereka ini sudah sering mengadakan kegiatan charity di Bali. Kegiatan sosial, begitu. Nah, jadi namanya tamu kan kita terima," kata Arya kepada wartawan, Rabu 2 September 2026.

Arya menjelaskan dirinya hadir sebagai Presiden Hindu Center of Indonesia. Ia kembali menegaskan kehadiran tersebut tidak berkaitan dengan tugasnya sebagai anggota DPD RI.

Selama berada di Bangkok, ia mengaku mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, termasuk mengunjungi tempat ibadah dan menghadiri pameran serta diskusi.

"Dan di sana rangkaian acaranya banyak. Jadi saya sempat keliling ke sana juga, ke Vihara Buddha, ada juga ke kuil-kuil Hindu. Kemudian ada juga, apa, pameran-pameran ya. Macam-macam, acara diskusi. Nah, malam puncaknya itu kan ada penghargaan, salah satu kegiatannya adalah memberikan penghargaan kepada lima tokoh," kata dia

Ia menyebut acara puncak pada 30 Agustus 2026 salah satunya diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh. Arya hadir dalam agenda tersebut karena Bali disebut memperoleh penghargaan atas keberhasilan pariwisatanya.

"Nah,tim mereka itu juga membuat video tentang Bali, pariwisata Bali. Jadi yang di mana saya datang untuk mewakili Bali, karena menerima apa, video itu ya tentang pariwisata Bali yang dianggap berhasil. Ya udah itu aja. Tanpa pidato, menerima, ya sudah, selesai gitu aja, pamit, begitu," ungkapnya.

Arya juga mengaku tidak mengetahui sejak awal bahwa acara yang dihadirinya berkaitan dengan isu transpuan. Ia mengatakan dirinya datang atas nama pribadi dan mengenakan pakaian adat Bali.

"Nggak. Kan kita kan secara, saya nggak tahu. Yang kedua kan kita kan tidak etis dong nanya-nanya tentang gender, ya. Kita kan tahu Thailand. Thailand kan di sana kan gendernya banyak. Nggak, nggak (perwakilan DPD) saya sebagai pribadi. Makanya saya pakai baju adat Bali," ungkapnya.

Selain kehadirannya, foto Arya bersama seorang pria berseragam yang berdiri di sampingnya juga menjadi perhatian. Arya menjelaskan sosok tersebut merupakan ajudan yang bertugas memberikan pengamanan selama dirinya berada di Thailand.

"Memang kita kan lihat di Thailand tuh kan lagi, lagi rawan ya. Kemarin masih ada perang, perang antara Thailand, Myanmar, Kamboja," kata Arya.

Ia menyebut pengawalan tersebut berkaitan dengan kondisi keamanan di Thailand dan tidak berhubungan dengan acara Miss Equality World 2026.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com