Nasional . 03/09/2026, 18:57 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
"Kami juga suspend berat selama 30 hari SPPG Sidoarjo Talangangin Kalitengah. Selain itu, kami juga mengusulkan kepala SPPG tersebut untuk dicopot dan digantikan," ujar Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana di Jakarta, Rabu (2/9).
Ketut menegaskan, Kepala BGN Sudaryono juga telah berkomunikasi secara intensif dengan kepala daerah dan pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Hikam. Komunikasi tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti kasus keracunan dan mengutamakan kesembuhan para siswa.
BGN juga mengambil sejumlah tindakan internal untuk menelusuri kejadian tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan yakni investigasi bersama dinas kesehatan terkait.
"Kemudian, kami juga melakukan tindakan-tindakan internal, pertama, investigasi dengan dinas kesehatan terkait dan hasilnya nanti akan kita umumkan apa yang menyebabkan keracunan," katanya.
Investigasi tersebut menjadi bagian dari penanganan BGN setelah kejadian keracunan MBG di Sidoarjo. Selain mengevaluasi pelaksanaan di SPPG, BGN terus memantau kondisi korban serta menindaklanjuti dugaan kelalaian yang terjadi dalam proses penyediaan dan distribusi makanan.
Dengan adanya penangguhan SPPG selama 30 hari dan usulan pergantian kepala SPPG, BGN juga mengambil langkah internal untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. BGN menyatakan akan mengumumkan hasil investigasi bersama dinas kesehatan terkait mengenai penyebab keracunan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media