Viral . 03/09/2026, 10:23 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, memberikan penjelasan terkait kehadirannya di sebuah acara transgender di Thailand.
Sorotan muncul setelah beredar foto yang memperlihatkan Arya didampingi seorang pria yang diduga anggota TNI dengan mengenakan seragam dinas.
Arya menyebut personel tersebut merupakan pengawal pribadinya yang mendampinginya selama berada di Thailand. Ia beralasan pengawalan dilakukan karena situasi keamanan di Thailand dinilai cukup rawan.
"Memang pengawal pribadi, pengawal saya. Jadi kan mengamankan, kita kan tahu Thailand itu kan suatu wilayah yang agak rawan konflik, kan kita tahu bahwa kemarin kan ada penembakan siswa tentang bullying, kan kita tahu bahwa Thailand dengan Kamboja juga sedang ada konflik ya begitu jadi ya melekat," katananya, dikutip Kamis 3 September 2026.
Menurut Arya, pengawal tersebut memang melekat selama perjalanan untuk memastikan keamanan dirinya. Meski demikian, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai kapasitas atau dasar fasilitas pengawalan dari TNI yang diterimanya.
"Jadi melekat kepada kami seperti itu dan bertugas dengan baik saja untuk mengamankan saja," tambahnya.
Arya Hadir sebagai Tokoh Bali
Selain persoalan pengawalan, kehadiran Arya dalam acara transgender tersebut juga menjadi perhatian karena kegiatan itu turut menggelar kontes kecantikan bagi transpuan bertajuk Miss Equality World. Informasi mengenai acara tersebut diketahui dari sejumlah foto yang beredar di media sosial.
Arya menegaskan kehadirannya bukan dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI. Dia menyebut dirinya datang sebagai tokoh Bali dan mewakili lembaga Hindu.
"Kalau saya yang pasti kemarin acara yang di Thailand itu saya datang mewakili lembaga Hindu ya. Jadi sebagai tokoh Bali, jadi tidak ada kaitan sama jabatan saya di manapun," kata Arya.
Dia menjelaskan acara tersebut tidak hanya berisi kontes kecantikan. Menurut Arya, terdapat sejumlah agenda lain seperti peluncuran pariwisata ASEAN, pemberian penghargaan, pameran, serta diskusi.
Arya mengaku hadir dalam agenda pemberian penghargaan sekaligus peluncuran video promosi pariwisata Bali. Dalam kegiatan itu, ia juga menerima penghargaan sebagai tokoh budaya Bali.
"Mereka sudah membuat video yang baik ya untuk promosi Bali alamnya, pantainya. Saya menerima penghargaan atas nama tokoh budaya Bali. Jadi ya maka dari itu kita biasa kalau di Bali menerima penghargaan dari kalangan-kalangan mana pun ya namanya orang memberi penghargaan kan kita hargai dong seperti itu," ujarnya.
Arya mengaku tidak mengetahui bahwa acara tersebut kemudian dikaitkan dengan isu LGBT.
Ia mengatakan tidak ingin mencampuri latar belakang pihak yang memberikan penghargaan kepadanya. Menurutnya, Thailand memang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang memiliki keberagaman gender.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media