Waketum Golkar Sindir AHY Sudah Ancang-Ancang Nyapres 2029, Andi Arief: Jangan Salah Tafsir
Andi menilai pernyataan AHY tidak berkaitan dengan ambisi politik untuk merebut kekuasaan. Menurutnya, AHY sedang berbicara mengenai prinsip demokrasi dan pentingnya menjaga demokrasi tetap berjalan.
fin.co.id - Politikus Partai Demokrat Andi Arief menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia yang menilai pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal kekuasaan sebagai sinyal untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2029.
Andi menilai pernyataan AHY tidak berkaitan dengan ambisi politik untuk merebut kekuasaan. Menurutnya, AHY sedang berbicara mengenai prinsip demokrasi dan pentingnya menjaga demokrasi tetap berjalan.
Andi menyampaikan pandangannya melalui akun X miliknya, yang dikutip pada Selasa, 8 September 2026. Ia menegaskan bahwa pembicaraan mengenai demokrasi merupakan bagian dari tradisi yang selama ini dijalankan Partai Demokrat.
"AHY bicara tentang prinsip-prinsip demokrasi dan menjaganya, tidak bicara politik sebagai kekuasaan semata. Sudah biasa di Partai Demokrat ada tradisi itu." katanya di X, dikutip fin, Selasa 8 September 2026.
Baca Juga
Menurut Andi, prinsip-prinsip demokrasi memang harus terus dibicarakan dan ditempatkan sebagai bagian dari perjuangan politik partai. Ia menyebut Partai Demokrat telah membawa isu tersebut selama 25 tahun.
"Di dalam berdemokrasi, wajib kita bicara prinsip-prinsipnya, agar tetap ada dalam program-program perjuangan" katanya.
Andi kemudian mengingatkan bahwa Partai Demokrat selama seperempat abad telah menyatakan komitmennya untuk menjaga demokrasi. Ia juga menyinggung pengalaman partai tersebut ketika berada di pemerintahan.
"25 tahun Partai Demokrat menegaskan akan tetap berupaya menjaga demokrasi dengan memperjuangkannya, sebagaimana sudah pernah dibuktikan saat Partai Demokrat berkuasa.. Berbeda dengan Penafsiran Doly" cetusnya.
Doli Sebut AHY Beri Sinyal Maju Pilpres 2029
Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia menanggapi pernyataan AHY mengenai demokrasi dan kekuasaan. Doli pada dasarnya mengaku sepakat dengan substansi pernyataan AHY mengenai pentingnya menjaga demokrasi.
Baca Juga
Namun, Doli menangkap adanya pesan politik lain dari cara AHY menyampaikan pernyataannya. Ia menilai gestur dan posisi AHY dapat dibaca sebagai sinyal kesiapan untuk menjadi salah satu kandidat dalam Pilpres 2029.
"Secara substansi, apa yang disampaikan oleh AHY, saya setuju sepenuhnya. Tentang pertumbuhan demokrasi yang harus terus dijaga, tanggung jawab seluruh institusi negara, tugas utama pemerintah dan hak serta kewajiban warga negara," kata Doli kepada wartawan, Senin 7 September 2026.
Doli kemudian menyoroti cara AHY menyampaikan pernyataan tersebut. Menurut dia, terdapat sinyal politik yang cukup kuat dari sikap AHY.
"Namun, dilihat dari cari penyampaian, gestur dan standing position-nya, AHY seperti memberi sinyal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam pilpres mendatang," ujar Doli.
Doli juga mengingatkan bahwa AHY saat ini merupakan bagian dari pemerintahan. Karena itu, menurutnya, AHY memiliki tanggung jawab terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat.