Nasional . 09/09/2026, 18:45 WIB

El Nino Mengancam, Pemerintah Perkuat Penanganan Kekeringan dan Karhutla

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

Dampak kekeringan juga dirasakan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan permukiman yang mengalami keterbatasan sumber air.

Kementerian PU mencatat penanganan telah dilakukan di 1.677 lokasi permukiman. Dari jumlah tersebut, distribusi air bersih menjadi metode utama dengan cakupan 1.629 lokasi.

Selain mengirimkan air bersih, pemerintah melakukan pemanfaatan maupun pembangunan sumur bor di sembilan lokasi. Sementara 39 lokasi lainnya mendapatkan bentuk penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Secara keseluruhan, sebanyak 857.725 warga telah menerima bantuan air bersih dengan total distribusi mencapai 14.109.231 liter.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kekeringan tidak hanya berpengaruh terhadap sektor pertanian. Ketersediaan air juga berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Antisipasi Karhutla Diperkuat

Cuaca yang semakin kering turut meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, Kementerian PU ikut memberikan dukungan dalam penanganan karhutla di berbagai wilayah.

Sebanyak 283 lokasi menjadi sasaran penanganan melalui kegiatan pemadaman titik api. Dari jumlah tersebut, 263 lokasi telah dinyatakan selesai, sedangkan 20 lokasi masih dalam proses.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mengantisipasi dampak lanjutan kekeringan. Selain menurunkan ketersediaan air, kondisi kering juga dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di kawasan tertentu.

Jawa Catat Penanganan Terbanyak

Penanganan kekeringan dilakukan di berbagai kawasan Indonesia dengan jumlah lokasi yang berbeda-beda. Jawa menjadi wilayah dengan cakupan penanganan paling besar, yakni 1.291 lokasi.

Selanjutnya, penanganan dilakukan di Kalimantan sebanyak 412 lokasi, Sulawesi 199 lokasi, Sumatera 124 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 99 lokasi, Maluku 50 lokasi, serta Papua 25 lokasi.

Khusus wilayah Jawa, bantuan air bersih telah menjangkau 694.147 jiwa. Pemerintah juga memberikan dukungan untuk mempertahankan ketersediaan air bagi 28.582 hektare lahan sawah.

Besarnya cakupan penanganan tersebut menunjukkan bahwa persoalan kekeringan memiliki dampak yang luas. Kondisi setiap daerah pun berbeda sehingga strategi penanganannya harus menyesuaikan ketersediaan sumber air serta kondisi infrastruktur yang ada.

Kementerian PU akan terus memantau perkembangan kondisi air, khususnya di wilayah yang masih menghadapi kekeringan. Koordinasi dengan unit pelaksana teknis di daerah juga akan diperkuat untuk mengoptimalkan sumber daya air dan infrastruktur yang tersedia.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com