Viral . 10/09/2026, 09:07 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Kasus hubungan seksual yang melibatkan seorang kepala sekolah (kepsek) dan guru SD di Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar di media sosial.
Rekaman tersebut memperlihatkan kedua oknum berada di dalam sebuah ruangan sekolah dan melakukan hubungan seksual di sebuah kursi dengan gaya wot atau posisi wanita di atas.
Warga mengungkapkan, dugaan hubungan keduanya sebenarnya sudah lama menimbulkan kecurigaan di lingkungan sekitar sekolah. Namun belum memiliki bukti yang kuat.
Salah seorang warga yang ikut memasang CCTV mengatakan kecurigaan bermula dari kebiasaan kedua orang tersebut yang masih berada di lingkungan sekolah hingga sore hari, meski kegiatan belajar mengajar telah selesai.
"Awal mula munculnya kecurigaan berawal dari kebiasaan sekolah yang seharusnya telah selesai pada siang atau sore hari. Namun dalam beberapa kesempatan masih terlihat dua sepeda motor berada di lingkungan sekolah," kata warga yang identitasnya tidak ingin diungkap itu, Selasa lalu 8 September 2026.
Menurutnya, warga awalnya tidak menaruh curiga terhadap keberadaan dua sepeda motor tersebut. Namun, karena kondisi itu disebut berulang, kecurigaan mulai muncul, terlebih pintu sekolah dalam keadaan tertutup.
"Pulang sore terus. Terus ada motor dua. Awalnya tidak curiga. Curiga-curiganya kok sering seperti itu dan pintu tertutup," lanjutnya.
Warga tersebut mengatakan, dugaan tersebut semakin menjadi perhatian setelah teguran kepada kepsek dan guru yang bersangkutan tidak memberikan kejelasan. Keduanya disebut selalu mengelak ketika ditanya.
Pertanyaan mengenai keberadaan dua kendaraan hingga sore hari juga mulai muncul di kalangan warga dan komite sekolah. Namun, mereka tidak langsung menanyakan hal itu kepada kedua orang yang dicurigai, melainkan meminta penjelasan kepada pihak sekolah lainnya.
Siswa Ikut Curiga
Kecurigaan ternyata tidak hanya muncul dari warga dan komite sekolah. Siswa yang bermain di sekitar sekolah juga disebut sempat mempertanyakan keberadaan sepeda motor milik kepala sekolah dan guru tersebut hingga sore.
"Ada siswa tanya ke saya soal kepala sekolah dan guru tersebut sering berdua di sekolah sampai sore," katanya.
Menurut warga itu, rasa penasaran siswa semakin besar karena pintu sekolah dalam kondisi tertutup meski masih terlihat adanya aktivitas di dalam.
"Pintunya tutupan. Saya penasaran, tak gedor-gedor," ujarnya menirukan suara siswa.
Desas-desus mengenai kedekatan kedua oknum tersebut, lanjutnya, sebenarnya telah beredar cukup lama di tengah masyarakat. Bahkan, isu tersebut disebut sudah terdengar luas sebelum Ramadan tahun ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media