Nasional . 12/09/2026, 22:34 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Namun, menurut Wayan, persoalan konektivitas ke depan bukan hanya soal apakah suatu daerah sudah mendapatkan jaringan atau belum.
Setelah cakupan diperluas, tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas layanan telekomunikasi yang diterima masyarakat juga semakin baik.
Artinya, pembangunan jaringan tidak cukup hanya mengejar angka cakupan. Kecepatan internet, stabilitas koneksi, kapasitas jaringan dan pengalaman pengguna juga menjadi bagian penting dari pembangunan infrastruktur digital.
Jaringan 4G dan 5G Dorong Ekonomi Masyarakat
Peningkatan konektivitas juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Infrastruktur jaringan 4G dan 5G tidak hanya digunakan untuk komunikasi sehari-hari, tetapi juga dapat mendukung kegiatan ekonomi.
Salah satu kelompok yang dinilai dapat memperoleh manfaat besar adalah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM.
Dengan akses internet yang semakin luas dan berkualitas, pelaku UMKM dapat memanfaatkan berbagai platform digital untuk memasarkan produk, melakukan transaksi, berkomunikasi dengan pelanggan hingga mengembangkan pasar ke luar daerah.
Karena itu, pemerataan jaringan internet memiliki hubungan erat dengan pengembangan ekonomi digital. Semakin banyak masyarakat yang terhubung, semakin besar pula peluang mereka untuk memanfaatkan teknologi dalam kegiatan produktif.
Pemerintah pun mendorong agar pembangunan telekomunikasi tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
Bangun Infrastruktur Digital Butuh Kolaborasi
Wayan menegaskan bahwa pembangunan sektor telekomunikasi dan digital tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendirian.
Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, operator telekomunikasi, vendor teknologi, asosiasi industri, akademisi, media hingga masyarakat.
Kolaborasi tersebut penting agar pembangunan jaringan tidak hanya mengejar target infrastruktur, tetapi juga memastikan layanan yang tersedia sesuai kebutuhan masyarakat.
Semangat kolaborasi itu turut terlihat dalam Turnamen Mini Soccer Menkomdigi CUP 2026. Ajang tersebut mempertemukan 12 tim yang berasal dari perusahaan telekomunikasi, regulator, asosiasi, jurnalis dan berbagai elemen dalam ekosistem industri digital.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media