Internasional . 20/09/2026, 21:43 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Sebanyak 36,24 juta penduduk Jepang kini berusia 65 tahun ke atas, atau setara 29,6 persen dari total populasi negara tersebut. Angka itu menjadi rekor tertinggi sekaligus menempatkan Jepang sebagai negara dengan proporsi lansia tertinggi di dunia di antara negara-negara berkepadatan penduduk di atas 40 juta jiwa.
Data perkiraan pemerintah yang dirilis pada Minggu tersebut menunjukkan jumlah lansia Jepang naik sekitar 20.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total tersebut, sebanyak 15,71 juta merupakan laki-laki dan 20,54 juta perempuan.
Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang merilis data itu menjelang peringatan Hari Penghormatan bagi Orang Lanjut Usia (Respect for the Aged Day) pada Senin (21/9).
Pada September tahun lalu, kementerian tersebut mencatat proporsi lansia berada di angka 29,4 persen, yang juga merupakan angka tertinggi di dunia.
Kenaikan menjadi 29,6 persen pada tahun ini sekaligus memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa untuk ketiga kalinya. Rekor sebelumnya terjadi pada 2022 dan 2024.
Posisi Jepang juga masih berada di atas negara lain dalam kelompok negara dengan populasi 40 juta jiwa atau lebih. Dari 39 negara dalam kelompok tersebut, Italia berada di urutan berikutnya dengan proporsi lansia 25,6 persen, disusul Jerman 24,2 persen dan Prancis 22,9 persen.
Tidak hanya kelompok usia 65 tahun ke atas, jumlah penduduk Jepang berusia 75 tahun ke atas juga menunjukkan proporsi yang tinggi. Kelompok ini mencapai 17,7 persen dari total populasi Jepang.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara sembilan negara maju utama. Italia berada di posisi kedua dengan proporsi penduduk berusia 75 tahun ke atas sebesar 13,3 persen.
Lembaga Penelitian Populasi dan Jaminan Sosial Nasional Jepang memproyeksikan jumlah penduduk lansia di negara tersebut masih akan meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
Pada 2045, populasi lansia Jepang diproyeksikan mencapai 39,45 juta jiwa atau 36,3 persen dari total penduduk.
Lonjakan tersebut dipicu oleh masuknya generasi baby boom kedua, yang lahir pada periode 1971–1974, ke dalam kelompok usia lanjut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media