Politik . 22/09/2026, 16:03 WIB

Begini Respons PDIP Terkait Usulan PT 7 Persen dan Peran Partai Penyeimbang

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, memberikan tanggapan terbuka mengenai usulan kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) hingga 7 persen yang digulirkan oleh Partai NasDem. Baginya, berapapun angka persentase yang akhirnya disepakati nanti, posisi partainya tetap konsisten mengambil peran sebagai penyeimbang jika berada di luar koalisi pemerintah.

Politikus senior tersebut mengakui secara realistis bahwa kekuatan suara partainya akan kalah jika harus berhadapan langsung dengan blok koalisi kekuasaan di parlemen.

“Mau 7 persen, mau 5 persen, kalau dari sisi perbandingan antara koalisi katakanlah dengan PDIP sebagai partai penyeimbang, maka pasti kalah kami,” kata Said, Selasa, 22 September 2026.

Meski demikian, ia tetap optimis bahwa partai-partai di lingkaran pemerintah akan tetap membuka ruang bagi PDIP untuk menyuarakan sudut pandang lain dalam dinamika politik nasional. Keberadaan oposisi atau penyeimbang dipandang krusial agar kebijakan yang lahir tidak semata-mata mencerminkan kepentingan kelompok penguasa saja.

“Saya yakin kawan-kawan koalisi akan memberikan tempat kepada kami partai penyeimbang untuk memberikan pikiran-pikiran alternatif agar gawe bersama mau Pileg, mau Pilkada, mau Pilpres itu gawenya gawe kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa seluruh agenda demokrasi mulai dari pemilu legislatif, pemilihan kepala daerah, hingga pemilihan presiden harus diletakkan dalam kerangka kepentingan bangsa secara luas.

“Bukan gawenya hanya untuk kepentingan, dan saya tidak yakin untuk kepentingan semata-mata koalisi pemerintahan saat ini. Pasti kepentingannya adalah kepentingan nasional,” ungkapnya.

Peta Dukungan Parpol Terhadap Ambang Batas 2029

Sementara itu, diskursus mengenai kenaikan batas minimal perolehan suara partai untuk lolos ke Senayan pada Pemilu 2029 memicu beragam respons dari berbagai fraksi di DPR. Sejumlah partai politik seperti Gerindra, Golkar, PKB, PKS, dan PDIP cenderung sepakat atau membuka diri pada angka 5 persen.

Di sisi lain, perbedaan pandangan masih mewarnai Senayan karena PAN keberatan jika angka tersebut melampaui 4 persen, sementara NasDem justru memasang target lebih tinggi di angka 7 persen.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com