Internasional . 22/09/2026, 23:38 WIB

Trump Prediksi AS Akan Jalin Kesepakatan dengan Iran Setelah Pemilu Sela

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkirakan akan mencapai kesepakatan dengan Iran setelah pemilihan sela di negara adidaya tersebut. Ia mengaku menghadapi "keputusan besar", soal apakah akan mengupayakan kesepakatan atau menghancurkan Iran.

"Saya harus mengambil keputusan besar: Akankah kesepakatan dibuat dengan Iran yang memungkinkan mereka bangkit kembali dan menciptakan negara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya? Mungkin salah satu yang terbesar di Timur Tengah atau bahkan di dunia, atau haruskah saya memusnahkan Republik Islam itu," ungkap Trump dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB di New York, Selasa, 22 September 2026.

Trump mengaku yakin bisa membuat kesepakatan yang tepat setelah pemilu sela AS. Alasannya, Trump sedang menunggu untuk melihat bagaimana kinerja Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu bulan November mendatang.

"Yang tidak mereka sadari adalah bahwa saya tidak sedang mencalonkan diri. Saya sudah melakukannya dan menang telak," kata Trump.

Ia juga menambahkan, bahwa ia akan tetap menjabat selama dua setengah tahun ke depan dan membantu Partai Republik dalam pemilihan tersebut.

"Saya sama sekali tidak mempertimbangkan faktor pemilihan saat berurusan dengan Iran. Hal itu bahkan tidak terlintas di benak saya. Satu-satunya hal yang menjadi perhatian saya adalah bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," ujarnya.

Trump mengatakan ia membuka negosiasi dengan Iran setelah menjabat dan menawarkan "kerja sama ekonomi penuh" sebagai imbalan atas penghentian program nuklir Teheran dan dukungan terhadap terorisme. Ia mengklaim bahwa Teheran menolak usulan tersebut.

Ia kembali mengklaim bahwa AS telah "melenyapkan" program nuklir Iran "di bawah tumpukan puing."

"Setelah memberikan segala kesempatan bagi Iran untuk mencapai kesepakatan, saya mengambil tindakan untuk memastikan bahwa baik Amerika Serikat maupun negara mana pun tidak perlu menghadapi mimpi buruk semacam itu," katanya.

Trump Klaim Telah Hancurkan 159 Kapal Iran

Trump mengklaim bahwa 159 kapal Angkatan Laut Iran telah dihancurkan, begitu pula dengan angkatan udara, radar, dan sistem pertahanan udara Teheran. Kapasitas produksi rudal dan drone negara itu "hampir musnah," ujarnya.

Ia juga mengklaim bahwa ekonomi Iran telah hancur lebur dan tingkat inflasi "jauh melampaui 300%." Trump juga menuduh Iran melanggar gencatan senjata yang disepakati untuk pembahasan nuklir dengan melancarkan serangan terhadap kapal-kapal sipil dari negara lain yang melintasi Selat Hormuz.

Ia juga menepis klaim bahwa AS kekurangan amunisi, dengan menyatakan bahwa Washington memiliki lebih banyak amunisi daripada yang "mungkin bisa mereka bayangkan untuk digunakan," serta sedang memperbesar persediaannya hingga ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com