Internasional . 27/09/2026, 10:36 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Aksi walk out mewarnai pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di New York, Kamis, 24 September 2026.
Hampir 70 negara termasuk Indonesia dilaporkan meninggalkan ruang sidang atau mengosongkan kursinya ketika Netanyahu mulai menyampaikan pidato. Sejumlah delegasi meninggalkan ruangan secara bersamaan, sementara beberapa negara lainnya hanya menyisakan satu perwakilan atau diplomat junior.
Namun, tidak semua negara mengikuti aksi tersebut. Sejumlah delegasi memilih tetap berada di dalam ruang sidang selama Netanyahu menyampaikan pidatonya, termasuk beberapa negara mayoritas Muslim.
UEA dan Bahrain Tetap di Ruang Sidang
Dua negara mayoritas Muslim yang secara jelas disebut tetap berada di kursinya adalah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.
Keduanya merupakan negara Arab yang telah menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel melalui Abraham Accords. Dalam peninjauan rekaman sidang, delegasi UEA dan Bahrain tercatat tetap berada di ruang sidang ketika Netanyahu berpidato.
Sikap tersebut berbeda dengan sejumlah negara mayoritas Muslim lainnya yang delegasinya memilih meninggalkan ruangan. Negara-negara tersebut antara lain Turkiye, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, Indonesia dan Kuwait.
Selain UEA dan Bahrain, Azerbaijan dan Kazakhstan juga tercatat memiliki perwakilan selama pidato Netanyahu berlangsung. Namun, laporan tersebut tidak memberikan keterangan yang sama mengenai apakah seluruh delegasi kedua negara itu tetap berada di dalam ruangan sepanjang pidato.
Sejumlah Negara Barat Juga Tidak Walk Out
Di luar negara mayoritas Muslim, sejumlah negara Barat juga memilih tetap menempatkan delegasinya di ruang sidang.
Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Hungaria, Serbia, Ukraina, Ceko dan Yunani termasuk negara yang dilaporkan tetap berada di dalam ruangan ketika Netanyahu menyampaikan pidatonya.
Delegasi Inggris, Prancis, Irlandia, Belgia dan Norwegia juga tetap berada di ruang sidang. Delegasi Uni Eropa turut tercatat masih berada di dalam ruangan selama pidato berlangsung.
China juga hadir, meski hanya diwakili seorang diplomat. Negara tersebut sebelumnya berulang kali menyampaikan kritik terhadap tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat.
Australia, Austria, Kanada, Portugal, Polandia, Denmark, Rumania, Slovakia, Estonia, Lithuania, Luksemburg dan Islandia juga tercatat memiliki perwakilan di dalam ruangan. Negara lain yang disebut hadir antara lain Meksiko, Kenya dan El Salvador.
Hampir 70 Negara Tinggalkan Ruangan
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media