Politik . 03/10/2026, 22:06 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menanggapi kembali munculnya isu perombakan kabinet. Ia menegaskan, tidak merasa khawatir jika sewaktu-waktu Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengganti dirinya dari posisi menteri.
"Tidak ada (takut). Kalau saya takut, untuk apa saya ke Bali? Mending tunggu, lihat-lihat handphone di Jakarta saja. Nunggu kan biasa saja," kata Pigai di Denpasar, Bali, dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Pigai mengatakan pergantian anggota kabinet merupakan kewenangan Presiden. Karena itu, ia tidak mempermasalahkan apabila terdapat perubahan komposisi menteri dalam pemerintahan.
Menurut dia, evaluasi terhadap kinerja setiap menteri merupakan ranah Presiden sebagai pihak yang memiliki kewenangan untuk menentukan pencapaian maupun kinerja para pembantunya.
"Pigai terkenal karena kerja. Mana ada kalau orang terkenal kalau tanpa kerja, diam-diam. Yang menilai itu Presiden. Presiden yang menilai. Presiden yang memiliki kapasitas, otoritas, hak prerogatif untuk menilai KPI (Key Performance Index) para menteri dinilai oleh Presiden," katanya.
Ia juga berpandangan bahwa penilaian terhadap menteri seharusnya mengacu pada data dan hasil kerja. Pigai tidak ingin evaluasi jabatan didasarkan semata-mata pada hasil survei atau pemberitaan media.
"Pak Prabowo itu intelektual. Intelektual itu menilai berbasis kepada data. Oleh karena itulah penilaian-penilaian itu kepada Presiden, bukan oleh survei, bukan oleh wartawan," katanya.
Di tengah isu reshuffle, Pigai mengaku tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri HAM. Ia tidak ingin aktivitasnya terganggu oleh spekulasi mengenai kemungkinan perubahan posisi dalam kabinet.
"Saya kemarin datang ke sini saya tidak pernah mikir posisi saya akan berubah atau tidak, saya kerja saja. Karena saya tahu Presiden yang menilai," kata Pigai.
Pigai menegaskan dirinya memilih tetap menjalankan tanggung jawab sebagai menteri dan menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai evaluasi serta posisi di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media