Megapolitan . 16/10/2026, 17:57 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Pramono Siagakan 31 Rumah Sakit dan 336 Fasilitas Puskesmas

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan puluhan rumah sakit dan ratusan fasilitas puskesmas untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat memburuknya kondisi udara di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, fasilitas kesehatan yang disiagakan meliputi 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu.

Pramono menyebut kualitas udara Jakarta mengalami penurunan dalam dua hingga tiga hari terakhir. Karena itu, ia telah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk bersiap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak.

“Saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi asap kita, kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk,” kata Pramono di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 16 Oktober 2026.

Ia meminta rumah sakit, puskesmas, dan puskesmas pembantu memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang mengalami gangguan pernapasan maupun masalah kesehatan lain yang berkaitan dengan kondisi udara.

Menurut Pramono, kesiapan fasilitas kesehatan merupakan langkah pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak penurunan kualitas udara terhadap kesehatan masyarakat.

“Saya sudah memerintahkan kepada jajaran Dinkes, terutama rumah sakit dan juga puskesmas, pembantu puskesmas, untuk mereka bersiap diri, memberikan bantuan sepenuhnya bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan ataupun hal-hal yang lain yang berkaitan dengan kondisi udara yang seperti ini,” ujarnya.

Pramono mengungkapkan, dirinya sebenarnya telah berencana menyampaikan kondisi udara Jakarta kepada publik sejak tiga hari sebelumnya. Namun, ia memilih berhati-hati agar pernyataannya tidak memicu perdebatan mengenai penyebab memburuknya kualitas udara.

Sejumlah wilayah di Kalimantan diketahui mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kondisi udara. Meski demikian, Pramono tidak ingin berspekulasi mengenai faktor penyebab penurunan kualitas udara di Jakarta.

“Sebenarnya dari 3 hari yang lalu saya ingin menyampaikan kepada publik, tetapi saya tidak ingin kemudian ini malah menjadi pro-kontra, apakah ini disebabkan oleh apa?” tuturnya.

Pramono menegaskan, kondisi udara Jakarta saat ini memang memburuk. Karena itu, Pemprov DKI memprioritaskan kesiapan fasilitas kesehatan agar warga yang mengalami dampak kesehatan dapat segera memperoleh pertolongan.

“Yang jelas bahwa betul sekarang ini kondisinya mengalami kondisi yang tidak baik. Fasilitias kesehatan ini sudah disiagakan untuk menangani hal yang berkaitan dengan efek dari kondisi cuaca ini,” pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com