Ekonomi . 19/10/2026, 16:53 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Danantara Indonesia bersiap menggelar ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 pada 26-28 Oktober 2026 mendatang. Forum berskala internasional tersebut berfokus mencetak kesepakatan investasi dan kerja sama strategis konkret, bukan sekadar menjadi wadah seremoni atau tempat berkumpul.
Jajaran pimpinan Danantara memaparkan rencana strategis tersebut dalam konferensi pers di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin (19/10). Konferensi pers tersebut menghadirkan Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa, Managing Director Global Relations & Communications Pahala Nugraha Mansury, serta Managing Director Strategic Technology Initiatives Ricardo Irwan Rei.
Sigit Puji Santosa menegaskan bahwa penataan ekosistem industri berbasis teknologi dan inovasi menjadi fondasi utama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
"Satu-satunya jalan jika kita ingin membangun industri masa depan yang memiliki dampak ekonomi tinggi adalah dengan membangun industri berbasis teknologi dan inovasi," ujar Sigit.
Dalam paparannya, Sigit membeberkan lima pilar industri strategis yang menjadi prioritas Danantara, yakni:
Ketahanan energi
Ketahanan pangan dan kesehatan
Hilirisasi mineral
Infrastruktur mobilitas dan digital
Perbankan serta teknologi finansial (fintech)
Selain lima pilar utama tersebut, Danantara menambahkan sektor pertanian (agriculture) sebagai industri pendukung, disusul pengembangan teknologi pertahanan pada tahap berikutnya. Danantara juga memproyeksikan forum ini menjadi agenda rutin tahunan.
Sigit menekankan bahwa indikator keberhasilan DTIIF 2026 mengacu langsung pada kuantitas serta kualitas kesepakatan bisnis yang tercipta, baik dalam bentuk nota kesepahaman (MoU), head of agreement, maupun perjanjian kerja sama operasional.
"Ukuran keberhasilan kami adalah berapa banyak kesepakatan (deals) yang berhasil kami eksekusi saat forum berlangsung," tegasnya.
Danantara juga bakal mengawal tindak lanjut hasil kesepakatan hingga satu hingga dua bulan pasca-acara, sebelum menggelar agenda yang lebih besar pada Desember 2026.
Hadirkan Peraih Nobel Hingga Raksasa Teknologi Global
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media