Megapolitan . 20/10/2026, 09:24 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Polda Metro Jaya bersama TNI mengerahkan 9.505 personel gabungan untuk mengamankan puluhan kegiatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Selasa 20 Oktober 2026. Pengamanan tersebut mencakup 26 aksi unjuk rasa dan 26 kegiatan masyarakat yang berlangsung di sejumlah lokasi.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto mengatakan, pengerahan personel dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi sekaligus menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.
"Konsep pengamanan kita hari ini adalah memberikan pelayanan kepada warga negara sebagai wujud bahwa negara kita adalah negara demokrasi," kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto saat memimpin apel kesiapan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa 20 Oktober 2026.
Dadang menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati. Karena itu, aparat keamanan diminta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan tetap menjaga ketertiban.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, mampu mengendalikan emosi, serta mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis ketika menghadapi situasi di lapangan.
Menurut Dadang, setiap tindakan pengamanan harus dilaksanakan secara terukur dan proporsional, serta tetap berpedoman pada prosedur operasional standar (SOP).
Dalam pengamanan tersebut, ribuan personel dari berbagai unsur diterjunkan untuk menjaga sejumlah titik kegiatan. Rinciannya terdiri atas 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI Jakarta, dan 170 personel pengamanan dalam (Pamdal).
Petugas ditempatkan di lokasi-lokasi kegiatan dengan mengutamakan pelayanan, komunikasi, dialog, dan pendekatan persuasif. Langkah ini dilakukan agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan pentingnya sinergi TNI dan Polri dalam menjaga situasi keamanan di Ibu Kota.
Ia meminta seluruh petugas memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, termasuk warga yang menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa secara tertib.
"Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta," ujar Deddy.
Selain pengamanan di lokasi aksi, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pelayanan lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media