Megapolitan . 20/10/2026, 10:40 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Polda Metro Jaya memastikan ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu, 14 Oktober 2026, bukan berasal dari bom maupun bahan peledak lainnya. Meski demikian, penyebab pasti insiden yang menimbulkan korban jiwa tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kepastian itu diperoleh berdasarkan pemeriksaan awal tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Satbrimob Polda Metro Jaya. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui sumber ledakan.
"Terkait tentang ledakan, kita yakini bahwa hasil dari tim Jihandak Satbrimob Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada bom, bukan bom dan bukan bahan peledak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.
Budi menjelaskan, pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan apakah ledakan tersebut berkaitan dengan gas LPG, gas etilen, atau faktor lain yang memicu ledakan maupun kebakaran.
"Saat ini kita masih menunggu hasil laboratorium forensik tentang gas. Apakah itu gas LPG ataupun gas etilen yang menyebabkan terjadinya ledakan ataupun kebakaran," ujarnya.
Selain menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) terus mendalami penyebab insiden di Pasar Cimanggis.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah peristiwa tersebut terjadi akibat kelalaian atau terdapat unsur kesengajaan. Kepolisian menyatakan akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan setelah memperoleh informasi yang dapat dipastikan.
"Ini masih dilakukan penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya apakah ada unsur kesengajaan ataupun kelalaian. Ini pasti akan kami sampaikan kembali," ucapnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk mengungkap penyebab ledakan tersebut.
"Masih menunggu hasil Puslabfor. Nanti, akan disampaikan hasil yang scientific," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto di Jakarta, Kamis 15 Oktober 2026.
Berdasarkan data sementara yang disampaikan kepolisian, insiden ledakan di Pasar Cimanggis mengakibatkan 13 orang menjadi korban. Jumlah tersebut terdiri atas 11 korban luka-luka dan dua orang meninggal dunia.
Dari 11 korban luka, lima orang menjalani perawatan di RS Sari Asih, lima orang dirawat di RSUD Tangerang Selatan, sedangkan tiga korban lainnya berada di RS Fatmawati.
Adapun dari total korban luka, empat orang dilaporkan mengalami luka berat dan tujuh lainnya mengalami luka ringan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media