Hukum dan Kriminal . 20/10/2026, 23:28 WIB

Tragis! Warga Probolinggo Tewas Terbakar Saat Padamkan Api Pembakaran Sampah

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Upaya memadamkan api yang membesar saat membersihkan lahan berakhir tragis bagi Mutasan, warga Desa Lambangkuning, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar, setelah terjatuh ketika berusaha mengendalikan api dari pembakaran sisa sampah barongan di lahannya sendiri pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa api awalnya berasal dari pembakaran sisa sampah barongan. Namun, kobaran api semakin besar hingga korban berusaha memadamkannya.

"Informasi yang kami dapatkan bahwa korban membakar sisa sampah barongan di lahannya, namun api semakin membesar dan korban berusaha untuk memadamkan kebakaran tersebut hingga terjatuh dan terbakar," kata Oemar.

Polisi Periksa Jenazah dan Olah TKP

Setelah kejadian tersebut, polisi mendatangi lokasi untuk memeriksa jenazah dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti serta memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Oemar mengatakan korban dikabarkan memiliki riwayat sesak napas. Meski demikian, pihaknya tidak mengetahui secara pasti apakah Mutasan meninggal dunia ketika penyakitnya kambuh atau akibat peristiwa kebakaran tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi terbakar di lahan miliknya sendiri.

BPBD Ingatkan Warga Waspadai Api Saat Membakar Sampah

Oemar mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika membakar sampah maupun sisa tanaman. Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar saat cuaca ekstrem dan angin kencang, sehingga berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

"Atas kejadian itu, kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun sisa tanaman karena api yang awalnya kecil bisa dengan cepat membesar karena cuaca yang ekstrem dan angin kencang, sehingga dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Ia juga mengimbau warga agar tidak menganggap remeh pembakaran sampah di pekarangan atau lahan terbuka. Masyarakat perlu memastikan kondisi lingkungan aman dan tidak meninggalkan api menyala tanpa pengawasan.

"Apabila api mulai membesar dan sulit dikendalikan, sebaiknya warga tidak memaksakan diri melakukan pemadaman kebakaran itu, sehingga diimbau meminta bantuan dari pemadam kebakaran atau masyarakat untuk keselamatan jiwa.

Peristiwa yang merenggut nyawa Mutasan menjadi pengingat bahwa membakar sampah, meski dianggap sebagai kegiatan sehari-hari, dapat berujung fatal ketika api membesar dan tidak terkendali.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com