Nasional . 22/10/2026, 23:19 WIB

Ikut Padamkan Karhutla Ciremai, Warga Dibayar Rp250 Ribu Sehari Plus Bonus

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Pengerahan warga menjadi salah satu langkah yang ditempuh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. Ia menyiapkan bayaran Rp250.000 per orang untuk setiap hari kerja pemadaman, ditambah bonus jika api berhasil dipadamkan dengan cepat.

"Kami menyiapkan Rp250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Dan apabila apinya cepat terpadamkan segera, kami memberikan bonus," kata Dedi dalam akun sosial medianya yang dikonfirmasi di Bandung, Kamis.

Dedi menginstruksikan pengerahan warga secara masif dengan koordinasi kepala desa, ketua RT/RW, dan camat setempat. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat penanganan titik api yang meluas sekaligus mengurangi risiko kebakaran menjalar ke area yang lebih besar.

Warga Desa Seda dan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, secara khusus diminta ikut membantu karena wilayah mereka berbatasan langsung dengan lokasi kebakaran.

KDM Targetkan Pemadaman Lebih Cepat dengan Pengerahan Warga

Dedi optimistis keterlibatan warga dalam jumlah besar dapat mempercepat pemadaman, terutama di kawasan pegunungan yang memiliki medan terjal. Ia juga mengingatkan bahwa kebakaran yang dibiarkan berlanjut dapat meningkatkan ancaman terhadap permukiman di sekitar kawasan taman nasional.

"Kalau ada seribu orang warga naik ke sini, dalam satu jam apinya juga selesai. Karena kalau dibiarkan, akan menimbulkan kerawanan kebakaran yang lebih luas," kata Dedi yang memimpin langsung operasi di lapangan.

Selain mengerahkan masyarakat, Dedi meminta warga Jawa Barat turut mendoakan agar kebakaran segera teratasi. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar ilalang untuk kepentingan pertanian maupun keperluan lainnya, terutama ketika cuaca terik dan hujan belum turun secara merata.

"Mohon doanya pada seluruh warga Jawa Barat dan masyarakat, agar kebakaran Gunung Ciremai segera teratasi. Jangan melakukan pembakaran-pembakaran ilalang untuk kepentingan pertanian dan sejenisnya. Di tengah-tengah udara lagi terik dan hujan masih belum turun secara merata," ujarnya.

BPBD Catat Kebakaran di Pasayangan dan Cibuntu

Berdasarkan laporan Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Jawa Barat, kebakaran terdeteksi sejak Rabu (21/10) malam di dua lokasi di Kabupaten Kuningan. Lokasi pertama berada di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, dengan kebakaran melanda lahan bambu seluas 2 hektare. Area yang hangus terbakar dilaporkan mencapai 1,5 hektare.

Lokasi kedua berada di Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan. Kebakaran terjadi di kawasan hutan wilayah Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan, sedangkan total luas area yang terbakar masih dalam proses penghitungan.

Operasi darurat untuk memadamkan api melibatkan BPBD Kabupaten Kuningan, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), UPT Pemadam Kebakaran, serta Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Lima personel piket UPT Damkar Satpol PP Kuningan tercatat melakukan pendinginan di lahan bambu Desa Pasayangan selama 35 menit. Sementara itu, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) TNGC bersama masyarakat setempat terus menyisir kawasan hutan untuk memadamkan sisa api.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com