BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem di Sumbar hingga 25 Oktober, 7 Wilayah Berstatus Siaga
Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada 23–25 Oktober 2026.
fin.co.id – Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada 23–25 Oktober 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan berintensitas tinggi yang berpotensi memicu banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Dalam siaran pers tertanggal 23 Oktober 2026, BMKG menjelaskan bahwa sejumlah fenomena atmosfer terpantau aktif dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Barat.
Kombinasi dinamika atmosfer dan kondisi perairan tersebut menjadi dasar peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem selama tiga hari.
Tujuh Wilayah Masuk Kategori Siaga
Baca Juga
Berdasarkan informasi dalam naskah peringatan, sejumlah wilayah Sumatera Barat masuk kategori siaga terhadap potensi cuaca ekstrem, yaitu:
- Kepulauan Mentawai
- Kabupaten Pasaman Barat
- Kota Padang
- Kabupaten Pesisir Selatan
- Kabupaten Solok
Baca Juga
- Kabupaten Solok Selatan
- Kabupaten Dharmasraya
Sementara itu, wilayah yang disebut masuk kategori waspada meliputi Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan sekitarnya.
Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi secara cepat.
Sejumlah Fenomena Atmosfer Picu Potensi Hujan Lebat