Nasional . 25/10/2026, 09:03 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Penilaian masyarakat terhadap kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan hasil kurang menggembirakan. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menemukan 71 persen responden mengaku tidak puas terhadap kinerja Gibran, sementara tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo Subianto justru mencapai 66 persen.
Temuan tersebut tercantum dalam survei bertajuk Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih. Dalam survei itu, hanya 19 persen responden yang menyatakan puas terhadap kinerja Gibran. Bahkan, tidak ada responden yang memberikan penilaian sangat puas kepada wakil presiden.
Sebaliknya, 53 persen responden menyatakan tidak puas dan 18 persen lainnya mengaku sangat tidak puas. Jika kedua kategori tersebut digabungkan, tingkat ketidakpuasan terhadap Gibran mencapai 71 persen.
“Sehingga total ketidakpuasan mencapai 71%,” kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam rilis survei, Sabtu 24 Oktober 2026.
Dedi menilai tingginya ketidakpuasan tersebut perlu menjadi perhatian dalam melihat bagaimana masyarakat menilai pelaksanaan tugas wakil presiden. Evaluasi terutama berkaitan dengan kontribusi Gibran dalam mendukung program pemerintah dan menangani berbagai persoalan yang menjadi prioritas masyarakat.
“Kondisi ini menjadi indikator penting untuk mengevaluasi persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan peran Wakil Presiden, khususnya dalam kontribusinya terhadap agenda pemerintahan dan penyelesaian persoalan prioritas masyarakat,” ujarnya.
Hasil berbeda terlihat dalam penilaian responden terhadap Presiden Prabowo Subianto. IPO mencatat mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kinerja kepala negara tersebut.
Sebanyak 66 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo. Angka itu terdiri atas 61 persen responden yang mengaku puas dan 5 persen yang menyatakan sangat puas.
Adapun tingkat ketidakpuasan terhadap Prabowo tercatat sebesar 28 persen. Rinciannya, 28 persen responden menyatakan tidak puas dan 6 persen lainnya mengaku sangat tidak puas.
Perbedaan hasil survei tersebut memperlihatkan kesenjangan penilaian masyarakat terhadap presiden dan wakil presiden. Ketika mayoritas responden mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Gibran, kinerja Prabowo justru memperoleh penilaian positif dari sebagian besar responden.
IPO melaksanakan survei tersebut pada 12–20 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden.
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media