Ekonomi . 22/10/2026, 21:43 WIB

IHSG Menghijau, Danantara Punya Modal Tambahan Rp18 Triliun: Cukup untuk Tahan Koreksi?

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026, di jalur positif, meski sempat mengalami pergerakan yang fluktuatif sepanjang sesi. Indeks acuan pasar saham Indonesia tersebut ditutup naik 59,54 poin atau 1,12 persen ke posisi 5.387,90.

Penguatan juga terjadi pada indeks saham unggulan LQ45. Indeks yang berisi 45 saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar besar itu mencatat kenaikan 8,81 poin atau 1,64 persen, sehingga berakhir di level 544,57.

Danantara Mulai Akumulasi Saham, Dana Tambahan Rp18 Triliun Disiapkan

Di tengah dinamika pasar modal setelah penyedia indeks global MSCI membuka konsultasi terkait perubahan klasifikasi pasar Indonesia, Danantara Indonesia mulai mengambil langkah investasi dengan membeli saham secara bertahap.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan, lembaganya mulai memanfaatkan kondisi koreksi pasar untuk mengakumulasi saham. Selain itu, Danantara juga menyiapkan kemungkinan penambahan dana investasi sebesar USD 1 miliar atau setara sekitar Rp18 triliun hingga penghujung 2026.

"Pembelian difokuskan pada saham dengan valuasi menarik, fundamental kuat, serta prospek pertumbuhan jangka panjang," ujarnya.

Sebelumnya, Danantara telah menyiapkan alokasi investasi sekitar USD 3 miliar untuk instrumen saham dan obligasi, baik di pasar domestik maupun internasional.

Suntikan Rp18 Triliun Belum Tentu Mampu Menahan Tekanan IHSG

Meski rencana penambahan modal tersebut berpotensi memberikan dorongan bagi pasar saham, besarnya dana yang disiapkan perlu dibandingkan dengan aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada periode 12–16 Oktober 2026, rata-rata nilai transaksi harian BEI tercatat mencapai Rp16,23 triliun. Dengan demikian, potensi tambahan dana Rp18 triliun dari Danantara setara sekitar 1,1 kali rata-rata transaksi harian di bursa.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa dana tambahan Danantara memang berpotensi menjadi salah satu penopang pasar. Namun, jumlah itu belum menjamin penguatan IHSG dapat berlangsung secara konsisten, terutama apabila tekanan jual dan sentimen negatif dari pasar global maupun domestik masih berlanjut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com