Megapolitan . 29/10/2026, 11:59 WIB

Pengamat: Ancol Ikon Jakarta, Tiket Masuk Seharusnya Bisa Gratis

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

Menurutnya, penggratisan tiket masuk dapat menjadi daya tarik tambahan bagi warga yang ingin menikmati fasilitas wisata tanpa harus membayar tiket untuk setiap anggota keluarga.

“Selain itu, jika digratisnya juga bisa menambah daya tarik. Lagipula, ancol kan bukan privat, ini kan milik Jakarta. Kalau di PIK hanya bayar parkiranya kalau, Ancol ikon Jakarta,” tuturnya.

Meski demikian, penerapan kebijakan tersebut membutuhkan perhitungan yang matang, terutama terkait pembiayaan operasional dan pemeliharaan kawasan. Pemerintah daerah perlu menentukan skema yang memungkinkan akses gratis bagi pengunjung tanpa mengganggu keberlangsungan pengelolaan Ancol.

Trubus menegaskan, apabila tiket masuk gratis merupakan bagian dari janji politik, pemerintah perlu mengupayakan mekanisme agar kebijakan tersebut dapat direalisasikan.

“Kalau gratis itu merupakan janji politik, ya harus diterapkan. Bayar kendaraannya saja. itu merupakan win-win solution,” pungkasnya.

Pramono Sebut Tiket Gratis untuk Semua Pengunjung Sulit Diterapkan

Berbeda dengan usulan Trubus, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai permintaan agar tiket masuk Ancol digratiskan bagi seluruh masyarakat tidak mungkin dipenuhi. Ia menegaskan, pengelolaan kawasan wisata membutuhkan biaya operasional, perawatan, dan pemeliharaan.

“Saya juga heran kalau kemudian ada permintaan untuk gratis bagi semua masyarakat, ya enggak mungkinlah untuk dipenuhi,” kata Pramono di kawasan Plumpang, Jakarta Utara, Selasa (27/10/2026).

Pramono menjelaskan, kebutuhan pembiayaan tersebut tidak hanya berlaku bagi Ancol, tetapi juga tempat wisata lain milik Pemprov DKI Jakarta, termasuk Taman Margasatwa Ragunan.

“Karena apa pun, untuk merawat, memelihara, baik di Ancol maupun Ragunan memerlukan biaya,” ujarnya.

Meski menolak pemberlakuan tiket gratis bagi seluruh masyarakat, Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta telah memberikan fasilitas masuk gratis ke Ancol dan Ragunan bagi kelompok tertentu, yakni anak-anak penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Ancol dan Ragunan itu gratis bagi anak-anak penerima KJP. Jadi tidak gratis bagi siapa pun. Gratis bagi penerima Kartu Jakarta Pintar. Dan itu sudah kita lakukan,” ucap Pramono.

Warga Jakarta Bersatu Tagih Janji Politik

Sebelumnya, kelompok yang mengatasnamakan Warga Jakarta Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Oktober 2026. Mereka mendesak Pemprov DKI Jakarta menggratiskan tiket masuk Ancol bagi seluruh masyarakat Ibu Kota.

Juru Bicara Warga Jakarta Bersatu, Andi, mengatakan aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi dengan Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com