Hukum dan Kriminal . 29/10/2026, 21:50 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Kematian seorang suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK (16) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dipicu aksi penyerangan yang tidak berkaitan dengan persaingan antarsuporter sepak bola.
Polisi mengungkap, tersangka berinisial MIR (29) justru memiliki kebiasaan mencari lawan tawuran dan membawa senjata tajam berupa celurit.
Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi Arfan Zulkan Sipayung menegaskan tersangka bukan bagian dari kelompok suporter sepak bola mana pun. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Kamis.
"Saya pastikan bahwa tersangka bukan suporter tim mana pun," kata Arfan dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Kamis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, MIR merupakan warga Kecamatan Sukaraja yang kerap mencari lawan tawuran di sekitar Jalan Raya Jakarta-Bogor. Polisi menyebut penyerangan terhadap ARK terjadi secara spontan setelah tersangka melihat rombongan pengendara sepeda motor melintas.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/10) malam. Saat itu, MIR sedang membeli makanan bersama istrinya di sekitar Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Sukaraja.
Tersangka kemudian melihat rombongan sepeda motor yang melintas seusai pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong. MIR yang sudah membawa celurit lalu menyerang korban hingga meninggal dunia.
"Jadi, sebenarnya pelaku ini berjalan bersama istrinya. Pelaku ataupun tersangka ini selalu membawa celurit di badannya," ujarnya.
Arfan menjelaskan, kebiasaan membawa senjata tajam dan mencari lawan tawuran sudah dilakukan tersangka. Namun, ketika pembacokan terjadi, MIR tidak sedang bersama kelompoknya.
Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polres Bogor Ajun Komisaris Polisi Silfi Adi Putri juga menyatakan tersangka tidak menentukan sasaran tertentu sebelum melakukan penyerangan.
"Tidak ada target atau seperti apa, istilahnya random kalau menurut keterangan tersangka," kata Silfi.
Menurut Silfi, lokasi kejadian saat itu cukup ramai, tetapi memiliki penerangan terbatas. Tersangka pun menyerang korban tanpa menentukan sasaran sebelumnya. Ia juga mengaku sering mengikuti tawuran, meski tidak tergabung dalam kelompok suporter sepak bola tertentu.
Dalam pemeriksaan, polisi memperoleh hasil negatif alkohol maupun narkoba dari tersangka. Sebelumnya, Polres Bogor menangkap MIR di wilayah Kaum Pandak, Karadenan, Kabupaten Bogor, kurang dari 24 jam setelah pembacokan terhadap ARK.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media