Politik . 03/11/2026, 15:40 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor perlu mulai mengantisipasi kebutuhan pembiayaan Pemilu 2029 dengan memasukkannya dalam perencanaan anggaran mulai 2027.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan pesta demokrasi. Dengan perencanaan sejak dini, alokasi anggaran dapat dilakukan secara bertahap sehingga tidak menimbulkan tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam satu tahun anggaran.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, menyampaikan bahwa pembahasan mengenai kebutuhan dana Pemilu 2029 harus segera dilakukan. Terlebih, tahapan penyusunan APBD 2027 saat ini sudah mulai berjalan.
“Perencanaan APBD 2027 sudah mulai berjalan, persiapan anggaran Pemilu 2029 tidak bisa menunggu, karena kebutuhannya besar dan harus disiapkan sejak sekarang,” kata Jaro Ade, Selasa 3 November 2026.
Ia menjelaskan, kebutuhan pembiayaan untuk penyelenggaraan pemilu cukup besar sehingga tidak ideal apabila seluruhnya dibebankan pada satu tahun anggaran. Oleh sebab itu, Pemkab Bogor perlu mempertimbangkan skema penganggaran secara bertahap agar ketersediaan dana dapat dipersiapkan lebih matang.
“Kami berharap kebutuhan Pemilu 2029 sudah mulai direncanakan pada 2027, jangan sampai seluruh beban anggarannya menumpuk dalam satu tahun,” tegasnya.
Di sisi lain, Jaro Ade menekankan agar persiapan dana pemilu tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Menurutnya, alokasi untuk pesta demokrasi harus berjalan seimbang dengan pembiayaan berbagai program dan kebutuhan masyarakat yang juga bersumber dari APBD.
“Anggaran pemilu memang harus disiapkan, tetapi kebutuhan masyarakat lainnya juga tidak boleh dikorbankan, pemerintah harus memperhatikan semuanya,” tandasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media