Hukum dan Kriminal

Habiburokhman Tanggapi Isu Geng Solo dalam Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Begini Katanya

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman merespons spekulasi yang berkembang di media sosial mengenai dugaan keterkaitan kelompok yang disebut 'Geng Solo' dengan perkara penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Habiburokhman Tanggapi Isu Geng Solo dalam Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Begini Katanya
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meluruskan sejumlah hoaks terkait Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). - Anisha Aprilia -

fin.co.id - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman merespons spekulasi yang berkembang di media sosial mengenai dugaan keterkaitan kelompok yang disebut 'Geng Solo' dengan perkara penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Dalam menanggapi isu tersebut, Habiburokhman menegaskan bahwa proses penegakan hukum harus berlaku bagi siapa pun tanpa memandang kelompok maupun latar belakang pihak yang diduga terlibat.

Ia menilai, penyebutan kelompok tertentu seperti Geng Solo maupun kelompok lainnya tidak boleh memengaruhi penanganan perkara. Seluruh pihak yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan hukum.

"Mau geng Solo, geng Oslo, ya hukum ya hukum," kata Habiburokhman kepada wartawan, Kamis, 5 November 2026.

Politikus Partai Gerindra itu juga menyampaikan keyakinannya terhadap Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam menangani perkara dugaan penyadapan tersebut.

Menurutnya, Kapolri telah memahami langkah-langkah yang diperlukan untuk mengungkap kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain di balik dugaan penyadapan ilegal.

"Ya Pak Suyudi (Kapolri) tahu apa yang harus dilakukan. Beliau itu kader terbaik Polri. Tahu, keren beliau ya. Pasti tahu lah, enggak bakal nanggung-nanggung," ujarnya.

Habiburokhman yang menjabat sebagai Ketua Harian Partai Gerindra itu menambahkan, pengungkapan perkara harus dilakukan secara menyeluruh agar pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui.

Ia pun menyatakan kepercayaannya bahwa Kapolri akan menjalankan tugas secara profesional dalam mengusut kasus tersebut.

"Ya Pak Suyudi pasti lakukan tugasnya dengan baik, kita percaya, ya," pungkasnya.

Berita Terkait