Politik . 07/11/2026, 19:03 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Pemerintah terus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat. Hingga Oktober 2026, sebanyak 265 sekolah telah rampung dibangun dan menjangkau 131 kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, pembangunan ratusan Sekolah Rakyat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan kesempatan belajar tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
"Hingga Oktober 2026, sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah selesai dibangun dan tersebar di 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 7 November 2026.
Program ini secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk kelompok desil 1 dan 2 atau kategori masyarakat miskin ekstrem. Melalui pendidikan gratis, pemerintah berupaya membuka peluang bagi mereka untuk memperoleh masa depan yang lebih baik.
Teddy menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program penyediaan fasilitas pendidikan, melainkan bentuk kehadiran negara dalam memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh anak untuk meraih cita-cita.
"Sekolah Rakyat, membuka jalan semua anak menuju masa depan," ucap dia.
Selain kegiatan belajar mengajar, sekolah tersebut juga dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan peserta didik. Fasilitas yang disediakan mencakup tempat tinggal, sarana olahraga, makanan bergizi, hingga pelayanan kesehatan.
Dengan dukungan tersebut, lebih dari 45 ribu anak yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses pendidikan kini memperoleh kesempatan untuk kembali bersekolah dan menjalani proses pembelajaran dalam lingkungan yang lebih memadai.
“Lebih dari 45 ribu anak jalanan kini memiliki kesempatan untuk kembali bersekolah. Tidak hanya mendapatkan pendidikan, mereka juga memperoleh tempat tinggal yang layak, fasilitas belajar dan olahraga yang memadai, makanan bergizi, serta layanan kesehatan yang terjamin,” kata Teddy.
Menurut Teddy, program Sekolah Rakyat memiliki tujuan sosial yang lebih luas karena pendidikan dapat menjadi pintu bagi anak-anak dari keluarga rentan untuk memperbaiki kualitas kehidupan.
Pemerintah ingin memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak dalam mengembangkan kemampuan dan menentukan masa depan mereka.
Melalui program tersebut, setiap peserta didik diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, mengasah potensi, serta membangun harapan untuk kehidupan yang lebih baik.
Kehadiran Sekolah Rakyat sekaligus membawa pesan bahwa kesempatan meraih masa depan tidak semestinya dibatasi oleh status sosial maupun kondisi ekonomi orang tua. Negara berupaya membuka akses agar setiap anak Indonesia dapat memperoleh hak pendidikan secara layak.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media