Meskipun belum ada penetapan jumlah kerugian negara, Kejagung menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini akan terus berlanjut hingga menemukan pelaku yang bertanggung jawab.
"Penyidikan ini bertujuan untuk memastikan siapa yang harus bertanggung jawab atas dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah dan ekspor ilegal ini," ujar Harli Siregar.(Fajar Ilman)