Pemangkasan Anggaran Rp306,7 Triliun Dinilai Berisiko Ganggu Layanan Publik dan Pembangunan

news.fin.co.id - 10/02/2025, 15:18 WIB

Pemangkasan Anggaran Rp306,7 Triliun Dinilai Berisiko Ganggu Layanan Publik dan Pembangunan

Pemangkasan anggaran Rp306,7 triliun dinilai berisiko ganggu layanan publik dan pembangunan

Bansos yang Tidak Tepat Sasaran Dapat Memperburuk Kondisi

Selain itu, CELIOS juga menegaskan pentingnya transparansi dalam pengalokasian anggaran untuk bantuan sosial. Menurut Fikri, bantuan sosial yang diberikan tanpa kriteria yang jelas akan mengarah pada ketidakadilan dan tidak efektif dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan sosial harus diarahkan pada masyarakat yang rentan, bukan hanya diberikan secara merata tanpa melihat siapa yang lebih membutuhkan,” tambah Fikri.

Dengan menggunakan pendekatan yang lebih terarah, sekitar Rp259 triliun bisa dialokasikan untuk program sosial yang lebih bermanfaat bagi masyarakat miskin dan rentan.

Advertisement

Dampak Jangka Panjang Pemangkasan Anggaran

Menurut CELIOS, jika pemangkasan anggaran terus dilakukan tanpa pertimbangan matang, kebijakan ini dapat merusak fondasi pembangunan nasional dan daerah.

Ketidakadilan dalam pengalokasian anggaran, ditambah dengan gangguan terhadap sektor layanan publik dan infrastruktur, akan berujung pada penurunan kualitas hidup masyarakat, ekonomi yang stagnan, dan terbatasnya akses terhadap layanan dasar.

Pemangkasan anggaran, yang seharusnya dilakukan dengan sangat hati-hati dan berdasarkan analisis yang jelas, berisiko menurunkan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global.

Lebih parahnya lagi, hal ini bisa memperburuk ketimpangan sosial dan memperlambat proses pembangunan yang sudah sangat dibutuhkan. (Sabrina Hutajulu)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID