Viral! Niat Evakuasi Warga, Tim SAR Justru Terbawa Arus di Bendungan Lekopancing

news.fin.co.id - 12/02/2025, 13:50 WIB

Viral! Niat Evakuasi Warga, Tim SAR Justru Terbawa Arus di Bendungan Lekopancing

Viral! Niat Evakuasi Warga, Tim SAR Justru Terbawa Arus di Bendungan Lekopancing

fin.co.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi tim SAR yang mencoba evakuasi warga di Bendungan Lekopancing, Sulawesi Selatan.

Akan tetapi tim SAR tersebut kesulitan untuk menolong warga karena arus di Bendungan Lekopancing yang makin deras sehingga tim SAR kebawa arus.

Dalam video yang beredar dari akun Instagram @makassar_info yang dilihat pada Rabu 12 Februari 2025. Tim SAR mencoba mengevakuasi warga yang terjebak di rumah karena derasnya sungai.

Ketika ingin menyelamatkan, tim SAR ke bawa arus sungai sehingga warga di sekitar syok melihatnya.

Terpaksa tim SAR tersebut melompat dari perahu yang dinaikkan dan warga setempat mencoba menghampiri.

Aksi tersebut mendapatkan respons dari warga netizen (warganet).

"Bgmn mi yg di evakuasi kodong nda pake pelampung," tulis netizen.

"Aman ji gess, selamatjie semua," ungkap netizen.

"Ya Allah, semoga selamat semua," komentar netizen.


Sebelumnya, Bendungan Lekopancing di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, meluap akibat hujan deras dan menyebabkan 10 kecamatan di kabupaten itu dikepung banjir.

"Hingga saat ini sudah 10 kecamatan dari 14 kecamatan di Kabupaten Maros yang mengalami banjir," kata kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros Towadeng di Kabupaten Maros, Selasa.

Adapun 10 Kecamatan yang terdampak banjir tersebut adalah Kecamatan Maros Baru, Lau, Marusu, Mandai, Turikale, Simbang, Bantimurung, Moncongloe, Tompobulu, dan Camba.

Dari 10 Kecamatan tersebut dua Kecamatan yang sudah terdampak banjir seluruh desanya adalah Kecamatan Maros Baru dan Turikale.

Hal itu dibenarkan oleh Bupati Maros HAS Chaidir Syam.

Dia mengatakan ketinggian air yang merendam pemukiman warga itu berkisar satu hingga dua meter. Warga yang umumnya rumah panggung masih bisa bertahan di rumahnya, namun yang tidak memiliki tempat untuk bertahan lagi diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang aman.

Berkaitan dengan hal tersebut pihaknya meminta tim gabungan untuk terus memantau kondisi banjir di Maros dan mengumpulkan data di posko utama Kantor BPBD Maros.

Posko siaga tersebut akan beroperasi 24 jam untuk memantau dan memastikan keselamatan warga.


Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Alatengngae, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Yulianti mengatakan sejak kemarin hingga kini banjir sudah mencapai dua meter, sehingga sisa dua anak tangga rumah panggungnya tergenang.

"Motor warga pun sudah diungsikan di tempat yang masih tinggi di teras masjid, tapi kalau belum surut sampai besok, khawatir air juga sudah masuk ke masjid dan merendam kendaraan kami," katanya.

Akses jalan juga sudah terputus ke lokasinya, karena air sungai yang merupakan aliran dari Sungai Bantimurung sudah meluap hingga ke jalan desa dan jalan poros.


Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.