fin.co.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengimbau masyarakat untuk memperhatikan tiga hal utama selama perjalanan Mudik Lebaran 2025. Hal ini sebagai upaya memastikan perjalanan mudik bisa berlangsung aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat, terutama perempuan, dan anak.
Dia mengatakan, pemerintah terus menyiapkan layanan yang menunjang agar mudik lebaran tahun ini menjadi lebih aman dan nyaman. Salah satu yang dilakukan adalah memastikan fasilitas dan layanan di titik strategis, seperti Terminal Pulogebang, ditingkatkan demi kenyamanan penumpang.
Beberapa fasilitas yang disediakan mencakup mushola khusus perempuan, toilet dengan jumlah lebih banyak bagi perempuan, ruang laktasi, ruang bermain anak, serta ruang kesehatan. Pihaknya juga menyediakan Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA 129) yang siap menerima laporan tindak kekerasan selama perjalanan mudik.
“Dengan adanya ruang khusus bagi penyandang disabilitas, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta area bermain anak, kami berharap pengalaman mudik menjadi lebih inklusif dan nyaman,” kata Arifah di Jakarta, Minggu 30 Maret 2025.
Dia juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan bagi pengemudi sehingga dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima sebelum berangkat. Maka itu, dia memberikan tiga langkah mudik ramah perempuan dan anak
Berikut tiga langkah itu:
1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak, termasuk menghindari mereka terpisah dari orang tua.
2. Tidak menggunakan perhiasan berlebihan atau barang mencolok yang dapat memicu tindak kejahatan.
3. Memanfaatkan layanan resmi pemerintah, seperti Pos SAPA 129 untuk pengaduan kekerasan atau pelecehan selama perjalanan.
Adapun pemudik dapat melaporkan segala bentuk tindak kekerasan melalui Layanan SAPA 129 atau WhatsApp di 081 11-129-129.
(Annisa Zahro)